Xerena merasa sedikit terkejut dengan pelukan yang Ia rasakan sekarang. Tubuhnya mulai melemas, merasa sedikit aman. Dirinya pun membalas pelukan orang itu.
"Kau datang." Ucapnya lirih, menangis di dadanya. Gevano mengusap rambut panjang Xerena perlahan.
"Aku lama ya?" Gevano bertanya dengan lembut. Xerena menggelengkan kepalanya pelan. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.
Xerena menoleh ke arah belakanganya. Matanya melebar dengan horror ketika mendapati Harley yang sudah berdiri tegak dengan amarah yang menggebu-gebu, siap-siap untuk melakukan hal buruk pada dirinya maupun Gevano. Tubuh Xerena bergetar hebat dan mencengkram erat kaus putih yang Gevano kenakan. Terkejut, secara tiba-tiba Gevano mendorong tubuh Xerena sehingga posisi dirinya berganti berada tepat di belakang punggung Gevano.
"Lari." Ucapnya datar dan terkesan dingin. Gevano pun melangkah maju, ingin memberikan sedikit tapi ehembanyakehem pelajaran pada Harley. Gevano melepaskan jaket berwarna hitam milik Samuelson dan melemparnya ke sembarang arah sehingga menyisakan dirinya hanya memakai kaus putih polos. Tidak ingin jaket itu terkena damage dan diomeli oleh pemiliknya.
"GET THE FUCK OUT OF HERE!" Harley hendak meninju Gevano. Namun Gevano berhasil menahan tinjuan yang akan dilayangkan Harley tersebut. Kakinya yang bebas menendang langsung secara keras lutut Harley sehingga dirinya kehilangan keseimbangan dan jatuh dengan Gevano yang menimpa dirinya diatasnya.
Tak ingin kalah, Harley pun dengan sekuat tenaga meninju Gevano juga tepat pada pipi kirinya sehingga Jeno kehilangan kendali dan berhasil di tumbangkan. Harley mencengkram kaus Gevano erat, menariknya sehingga Gevano ikut berdiri dan membanting tubuhnya ke arah tembok dan menyudutkan Gevano. Meninju Gevano kembali dengan brutal, tak lupa juga membalas menendang bagian lututnya.
Xerena menahan nafasnya, dirinya tidak tega meninggalkan Gevano saat ini. Gevano sudah terlihat berantakan, sudut bibirnya sudah terluka dan sesikit memar di bagian pipinya. Saat hendak mendekat ingin membantu Gevano, Gevano meliriknya dengan tatapan tajam. Air mata Xerena mengalir deras dan menggelengkan kepalanya kuat-kuat. Dirinya pun nekat berlari dan menjambak rambut Harley dari belakang sehingga membuat Harley merasa terganggu.
"LET GO!" Xerena menjambak rambut Harley secara brutal agar dirinya melepaskan Gevano. Selain menjambak, dirinya juga memukul-mukul Harley sedikit keras pada bagian punggung.
"PIECE OF SHIT, SHUT THE FUCK UP SLUT!" Harley pun membanting Gevano keras-keras ke lantai, sehingga menimbulkan suara yang keras akibat tabrakan dari badannya dan lantai. Bayangkan saja sendiri seberapa kerasnya hal itu.
Ketika hendak berlari menghampiri tubuh Gevano, tangan Xerena ditarik oleh Harley secara kasar sehingga mengakibatkan dirinya terjatuh dengan keadaan punggung menatap keatas. Dadanya terasa sakit ketika membentur lantai dengan keras. Dirinya terkejut ketika merasakan sesuatu yang berat tepat berada pada pinggulnya. Harley tengah menduduki dirinya dibagian tersebut menyebabkan Xerena tidak bisa bergerak sama sekali. Rasanya berat dan sangat menyakitkan karena Harley menekan di daerah tersebut.
"Mau kemana hmn?" Tanya Harley berbisik di telinganya dari belakang. Xerena menggeleng keras-keras dan berusaha memberontak. Tangan nakalnya mulai membelai halus punggung Xerena.
"Diamlah atau kau akan menyesal." Harley pun mencengkram erat salah satu paha Xerena menyebabkan bekas kemerahan disana. Perih rasanya ketika kuku Harley mencakar secara perlahan.
"Ini balasan yang kau dapatkan karena telah melawanku." Harley pun dengan kasar mencekik Xerena dari belakang. Rasa sesaknya semakin menjadi-jadi. Xerena tetap tidak berhenti berusaha memberontak. Tubuh Harley yang menindihnya sudah cukup membuat dirinya merasa kesakitan, cakaran pada pahanya, dan ditambah lehernya yang tecekik.

KAMU SEDANG MEMBACA
[1] Our Universe : Cold Heart |✔ JENRINA BLUESY JENO X KARINA
RomantikSepasang laki-laki dan perempuan diciptakan dengan nama Gevano Leeverton dan Xerena Yvonne. Mereka hanya diciptakan, namun yang menentukan kisah kehidupan mereka adalah mereka sendiri. Mereka akan menemukan Gevano dan Xerena mereka sendiri. Bagaim...