Pindah

7.1K 673 273
                                        


"Seriusan mau pindah Al?" - Zilong

"Ya seriuslah long, yakali gua bohong mendesak gini"

"Kak Alu kenapa mau pindah ke LOD Academy? Udah ga suka temenan sama kita?" - Harith

"Ga gitu cil, gua mau bebas dari kicauan para wanita anjay"

"Ye si anjing ngelawak, kalo lo pindah gua ikutan lah" - Claude

Tidak dapat dimengerti, insan berambut pirang menghela nafas nya datar setelah mendengar pernyataan temannya barusan

"Lah? Mana bisa nentuin sendiri bego, tanya ortu lo dulu ngen"

"Halah gampang su, kalian semua ikut pindah juga lah bro" - Claude

"No." Singkat, padat dan sudah jelas sekali, ditolak dengan mentah dan dingin oleh buaya ambis nya GGB, hawanya terlalu seram untuk mereka semua

"Gua mikir - mikir dulu" - Zilong

"Aelah lama pake mikir, gas cok gua juga ikut!" - Hanzo

"Gua ikut boleh ga kak Al?" - Harith

"Serah lo pada lah, btw gmn ni mon? long? Ikut kagak su?"

Zilong terlihat berfikir keras, Aamon tidak peduli namun terlihat pasrah, harith pergi bertanya ibunya soal ini, claude dan hanzo hanya menyengit bahagia bisa ikut pindah

———

"Bro, kok isinya batang semua?" Hanzo bertanya, dia terlihat kebingungan saat masuk area sekolah LOD Academy

"Goblok, ga baca keterangan dibuku pemberitahuan lo?"

Land Of Down Academy : Magician - Physical School adalah sekolah swasta khusus pria, dimana setiap anak yang sudah mendaftar dan memasuki area sekolah secara resmi menjadi siswa disana dan tinggal menempati asrama hingga kelulusan, LOD Academy mencangkupi tingkat dasar (SD), menengah (SMP) dan menengah atas (SMA). Sekolah dasar berada di lantai 1, menengah di lantai kedua dan menengah keatas dilantai 3 juga 4, untuk fasilitas seperti kantin, koperasi, dan perpustakaan menjadi satu dan tidak dibedakan per tingkat sekolahnya.

"Oalah anjir, gua pikir ada betina cok" Pernyataannya terlihat kecewa dan wajahnya lesu, tapi ia masih semangat mencari orang baru untuk diajak berkelahi

"Lah, disini kan batang semua berati bagus buat lo nyari orang diajak by1 bego awokwok" - Claude

"Lah iya njir, ga kepikiran" tawa mengisi ruangan

"Permisi, benar kalian anak pindahan yang baru itu?" Seorang pria dengan badan sedikit kecil namun tinggi, tampan dan berwibawa menyapa mereka

"Iya kak, kami anak pindahan baru" Harith merespon

"Saya Hayabusa dari kelas 12 Physical A sebagai osis yang akan mengurus kalian selama 2 minggu, untuk mos pengenalan sekolah, pembagian jadwal, pengenalan guru juga pengurus sekolah dan pembagian kelas"

Semuanya hanya ber-oh ria mendengar penjelasannya, lalu berbalik mereka yang mengenalkan diri kepada sang pengurus

"Gua Alucard bro, kelas 11"

"Harith kak, kelas 9"

"Hanzo 11, gelud anjing"

Sontak terkejut dari wajah pengurus diiringi tawa dari teman - temannya, seperti itulah kebiasaan buruk Hanzo yang membuat temannya tidak ingin heran lagi

"Kamu ngajakin saya kelahi?" Tanya Hayabusa dengan raut wajah dan nada yang meremehkan

"Lho? Ngeremehin gua ye lo tot? By1 kita dek" responnya yang cukup berlebihan membuat temannya yang sedari tadi tertawa malah menjadi panik

"Oi njing udah cok, kakel itu su" Pernyataan panik itu cukup membuat sadar Hanzo dan memalingkan wajahnya dari Hayabusa

"Sorry bang kebiasaan buruk nya itu, btw gua Claude kelas 11" - Claude

"Zilong, 12 Physical C"

Hayabusa memiringkan kepalanya sedikit "lho? kelasmu sudah ditentukan zilong?" tanyanya bingung mengapa zilong sudah mendapat hasil pembagian kelas lebih dahulu

"Kemarin pas daftar gua ga barengan sama mereka karna ada acara keluarga bro, gua daftar akhiran sekalian test nya, Aamon juga telat daftar tapi gua gatau dia kebagian kelas berapa" jelasnya pada Hayabusa

"Aamon yang mana?" Tanyanya sekali lagi lalu melirik pria yang sedari tadi membaca buku sambil bersender tidak memperhatikan mereka apalagi mendengarkan

"Kamu Aamon?"

Merasa ditanya, ia menutup bukunya lalu menatap dengan eye sleep nya melalui hawa dingin yang diberikan "Aamon, 12 Physical A"

"Wah kita sekelas, baiklah sekarang kita mulai mos nya, sementara tas kalian bisa di letakkan di aula sekolah dulu" katanya mengarahkan dimana letak aula sekolah

———

Setelah mengelilingi sekolah, sekarang mos terakhir telah dimulai yaitu test untuk pembagian kelas mereka masing - masing

Dari semuanya, hanya Hanzo yang menolak memasuki ruangan test dan terus - terusan mengajak Hayabusa untuk berkelahi

"Ayo gelud dulu anjeng"

Hayabusa sedari tadi hanya tertawa melihat adik kelas nya yang satu ini begitu lucu dan menarik, ia meladeninya dan menjanjikan sesuatu pada Hanzo

"Test dulu, kalo sudah selesai saya ladeni kamu"

Hanzo menolak "Ga mau su, ayo gelud! Ganteng doang ga bisa gelud" katanya sambil meremehkan

Hayabusa yang merasa diremehkan, mengangkat salah satu alisnya lalu menunduk sedikit mendekatkan kepalanya ke telinga Hanzo "Test dulu adik, baru kita berkelahi." dengan penuh penekanan dari mulutnya dan wajah serius yang diberikan akhirnya Hanzo menurut

Hayabusa telak tertawa kecil "Semangat adik!" menyemangati Hanzo yang terlihat lesu karna tekanan tadi

"Terima kasih" ucap Hayabusa kepada Hanzo sebelum memasuki ruangan

"Ya maka-" belum selesai Hanzo mengucapkan kata terima kasih, langsung disela oleh Hayabusa "Terima kasih, sudah bilang saya ganteng"

"Ck" Hanzo berdecak kesal, kakak kelasnya itu menyebalkan, rasanya dia seperti digoda dia kesal dia bukan seorang gay

Hayabusa hanya tertawa melihat responnya lalu pergi menuju ruang tunggu, untuk melihat hasilnya

———

Hasil sudah keluar, Hayabusa bergegas menemui mereka semua

"Selamat semuanya, test kalian sudah selesai sekarang saya bacakan hasilnya"

Semuanya nampak penasaran dan antusias terkecuali Hanzo yang hanya antusias pada janji Hayabusa kepadanya

"Claude 11 Physical A, Hanzo 11 Physical C, Alucard 11 Physical A, Harith 9 Magician A, Aamon dan Zilong bisa langsung ke kelas" Setelah mengumumkan hasilnya, Hayabusa menyuruh mereka bergegas mengambil tas lalu masuk ke kelas masing - masing

Hanzo masih berdiam diri, tidak pergi mengambil tasnya "Janji?" tanyanya

"Hm? Janji Apa?" sengaja menggodanya, Hayabusa suka melihatnya marah

"Lo! Tadi lo janji bakal gelud sama gua bajingan! Lo ngeselin amat ngentot, btw gausah sok formal elah" Hanzo marah

"Bahasa mu dik, saya boleh santai nih bicarannya?"

"Ya iyalah anjeng ga ada yang ngelarang su, bahasa gua ya suka - suka gua" Nyolot, ya Hanzo sedari tadi sudah sangat kesal hingga menjadi nyolot

"Santai adik, saya belum dekat sama kamu jatuhnya ga sopan kalo saya bicara santai, sudah sana ke kelasmu sebelum ganti jam ke 5" ucap Hayabusa

"Tai, awas lo! Gua tandain wajah lo!" Hanzo menekankannya dengan kencang

———










MLBB HEROES SHIP STORY - DuniaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang