Hari demi hari berlalu apakah sudah terhitung bulan? Alucard tak lagi tampak malu akan harga dirinya yang hilang karna percaya dirinya menyukai wanita namun malah lumpuh pada granger
Geng GGB bahkan menjadikan hal itu sebagai lelucon, bagaimana pun alucard lah paling bersikeras menganggap dirinya masih straight dikala dirinya tak mengakui adanya perasaan pada granger
Persiapan ujian sekolah makin dekat, semuanya fokus pada pembelajaran terkecuali Natan. Tak sama sekali dirinya dapat memahami materi karna diganggu oleh beatrix setiap malamnya
"Lo bisa diam ga?"
Untuk kesekian kalinya, kalimat itu keluar dari mulut natan. Bukankah menjengkelkan ketika kita ingin sendirian malah diganggu?
Beatrix cemberut "GAAAAA MAUUUUUUU, AYO MAIN NATAN!!"
"gausah teriak - teriak, udah malam" natan menggeleng lelah, ia ingin segera menyelesaikan belajarnya lalu tidur agar beatrix cepat pulang dan pergi dari asrama mereka saat ini
"Beatrix, kenapa jadi sering ngunjungin asrama? Memang ga sekolah?" Gusion angkat bertanya
Beatrix menggeleng "libur dong, kalian ujian beatrix libur wuu" jawabnya enteng
"Kak bened? Ngapain?" Granger ikut bertanya
"Hmmm, kak bened sibuk!" Beatrix menjawabnya dengan semangat 45 dengan senyuman diwajahnya
"Kak bened?" Natan menyadari sesuatu
"Kenapa natan?" Beatrix balik bertanya
Natan memandangnya curiga, membuat beatrix ketar - ketir sendiri hanya mampu menunjukkan cengiran agar tak terlihat seperti ada masalah "lo? ga kabur kan?"
Tepat sasaran. Beatrix membelakkan matanya terkejut, natan menebaknya dengan benar "K - KOK? NATAN TAU?!"
Gusion dan Granger memandangnya terkejut, natan? Ia menghela nafas panjang "udah gua duga, kenapa kabur?" Natan tak ingin berleha - leha lagi, demi nilai ujiannya ia akan tegas membuat beatrix pergi dari sini agar tak mengganggu nya tiap malam
"Lagi pengen ajaa, kak bened juga ga masalah kok!" Masih tak ingin jujur, ia tak berani mengaku pada natan dan dua temannya itu
"Kak bened? Biasanya manggil pake 'onee-san'?" Granger menambah panas suasana, rasanya sengaja membuat beatrix terpojok
"UHH! KALIAN NGESELIN! YAUDAH DEH, beatrix tengkar sama onee - san..." akunya sedih sekaligus kesal
"Nah kan, pasti ada apa - apa. Masalahnya apaan sampe lo kabur?" Gusion ikut mengintrogasi
"GATAUUU, onee - san keliatan kesel banget tiap beatrix ajak omong, bahkan onee - san gamau natap beatrix! Apa coba salah beatrix?" Ia cemberut
"Cemburu kali ah" gusion mencoba menebak
"Emang beatrix ngapain aja? Emang beatrix ada ngelakuin sesuatu yang bikin onee - san cemburu?" Beatrix tampak berfikir
"Bisa aja sih, misalnya lo yang kagum banget sama natan sampe cerita sana sini awokwok" bukannya serius malah bercanda, gusion hanya mencoba mencairkan sedikit agar tak terlalu tegang
"EH? APA MUNGKIN?"
Gusion nampak terkejut dengan reaksi beatrix, apakah yang ia katakan benar? "Hah beneran? Anjer, tanggung jawab tan hayu natan"
"Hayu tan, tanggung jawab" granger ikut - ikutan
"Kok jadi gua? Ya salah dia sendiri lah" tak terima disalahkan, bukannya ini murni kesalahan dari beatrix itu sendiri?
KAMU SEDANG MEMBACA
MLBB HEROES SHIP STORY - Dunia
AcakCr cover : @anzsketch Before: Mobile Legend : Bang - Bang [Alucard x Granger] After: MLBB HEROES SHIP STORY [pair] ; alunger, naamon, clausion, linglong, rithley, etc. TOXIC ¡ YAOI ¡ NSFW ¡ #1 Mlbb Dec - March.
