Simple

3.6K 363 103
                                        

"Tentang kita pacaran, cuma kesebar diantara teman - teman kamu sama teman - teman kakak aja kan?"

"Iya lah? Ga ada yang nyadar kak, terus kakak jawab apa?"

"Belum kakak kasih jawaban, kemarin kakak ada kelas jadi buru - buru kecil"

———

Hari ini dimulainya jadwal natan mengajar dikelas 12 Physical A selama dua minggu, dibantu oleh tiga mahasiswa dengan nilai tertinggi pada angkatan kemarin yaitu aamon, hayabusa dan ling.

Pelajaran pertama hari ini adalah ipa, natan tidak fokus mempelajari materi sejak semalam karna mendengar kabar dari aamon bahwa ada teman sekelasnya yang menyatakan perasaannya pada aamon

Ini bagian yang paling ia tidak suka dalam percintaan, menggalaui sesuatu yang tidak sepenting pendidikan dan nilainya saat masih sekolah "kakak sendiri yang ngajar hari ini bisa? Ga ada materi yang masuk semalaman kak, sorry" ucap natan merasa bersalah

"Kakak yang minta maaf, kamu kepikiran itu kan?" Aamon paham, ia sadar natan itu secuek apapun ia ini sangat cemburuan dan mudah merasa khawatir tentang perasaannya

"Udah sana ke kelas duluan, kakak yang ngajar" ucap aamon lalu mengecup dahi natan pelan

Natan hanya merunduk kesal, ia harap dipelajaran berikutnya ia akan membantu untuk mengajar agar tidak menyusahkan "sorry kak" ucapnya lalu beranjak pergi dari ruang osis

———

"Selamat pagi, saya aamon. Ga perlu basa basi, kalian tau bab berapa yang kita pelajari hari ini" sapaan tegas dipagi hari untuk murid 12 Physical A dari aamon

"Di dunia ini banyak hal yang simpel juga instan, bisa kalian kasih contoh hal simple apa yang bersangkutan dengan pembelajaran hari ini? Satu orang saja" ia memulai pembelajarannya dari memberikan pertanyaan

Seorang siswa dengan name tag Bruno mengangkat tangannya "saya kak, hehe"

Aamon melihat siapa yang mengangkat tangan dengan sedikit terkejut, siswa dengan name tag bruno dibajunya itu adalah siswa yang menyatakan perasaanya pada aamon kemarin pagi

Tentu natan belum tau tentang ini, namun melihat ekspresi aamon seperti itu? Tak mungkin natan tak menyadari sesuatu, ia hanya mengamati dulu sejenak melihat reaksi aamon

"Ya, silahkan dik" ucap aamon dengan nada sedikit malas

"Nitrogen ketemu hidrogen jadi amonia, hidrogen ketemu oksigen jadi molekul air, logam natrium ketemu asam klorida jadi natrium klorida, sama kaya kakak kalo nerima perasaan saya bakal jadi kita itu juga simple" jelasnya panjang lebar disertai gombalan kecil diakhir

Satu kelas menjadi ricuh "ANJAYY WOIII" mereka tertawa mendengar rayuan dari bruno kepada aamon itu, terkecuali mereka yang mengetahui bahwa aamon sudah memiliki pacar.

Natan yang mendengar apa yang dikatakan bruno barusan pada aamon, moodnya terasa begitu buruk di pagi hari, rasanya ingin ia menghajar bruno saat ini juga.

"Bagus, tapi ada yang lebih simple. Kamu tau apa jawabannya dik?" Balas aamon dengan ekspresi datar

Satu kelas tampak antusias dengan jawaban aamon, bruno hanya tersenyum percaya diri menunggu jawaban dari aamon sejak kemarin "apa kak? Hehe"

"Saya air, kamu minyak. Ga akan pernah nyatu" tegas aamon membuat seisi kelas terdiam bergidik ngeri pada wajah seriusnya

Gusion memecah suasana, ia tertawa mendengar jawaban kakak nya itu pada bruno membuat kelas menjadi ricuh kembali "nt bang bruno, jangan dipaksain awokwowk yang berlebihan ga baik bang" ucapnya mengejek, karna jujur saja ia tak suka melihat natan tak menikmati pelajaran favoritnya

MLBB HEROES SHIP STORY - DuniaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang