BONCHAP [LONGLING ONLY]

3.7K 220 38
                                        

"Ling, kemari!" Panggil Yu Zhong dengan tegas pada Ling yang sedang berlatih pedang di halaman belakang

"Ya, ayah?" Sautnya dengan cepat menghampiri Yu Zhong, ayahnya.

"Ada masalah dengan Zilong? Saya baru mendapat kabar, Zilong ingin membangun rumah tangga denganmu secepatnya, seakan terkejar sesuatu saja ia ingin buru - buru, apa kau menolak ajakannya terus hingga dia meminta langsung pada saya?" Tanya Yz kebingungan pada putranya

Ling menghembuskan nafas, ia menggeleng "tidak ada masalah, saya tidak pernah menimbulkan masalah untuk ayah. Jika permintaan tersebut harus segera dilaksanakan, maka saya akan bersiap mengemasi pakaian dan barang saya saat ini, ayah" jawabnya tegas

"Bagus, kalo begitu ayah tinggal memilihkan rumah untuk kalian, dan malam ini langsung pindah, ayah tidak akan mengganggu kehidupan kalian selama 3 bulan untuk mengetes apakah putra ayah bisa jika tidak bersama ayah. Soal ekonomi, ayah akan mengirimu uang setiap bulan" jawaban mutlak telah diberikan, segera ling pergi ke kamarnya dan mengemasi barangnya.

———

Dan disinilah mereka, ling dan zilong telah usai merapikan barang di rumah baru mereka, namun tak satupun dari keduanya mau berbicara satu sama lain, hingga dengan kegeraman zilong "ling, berhenti menghindar, bicaralah padaku"

"Ga ada yang penting buat gua omongin" jawab ling malas

Zilong? Terkejut, ia terkejut bagaimana intonasi nada ling dan caranya berbicara dari aku kamu menjadi gua lo padanya terasa sangat pahit. Mungkin, ling memang sudah tidak mencintainya lagi.

"Ling, aku minta maaf" zilong berlutut, ia menundukkan kepalanya pada kaki ling, dengan terlihat menyedihkan ling hanya memandangnya malas sambil menghela nafas panjang

"Gua ga peduli, kalo udh bosan ya udahan aja dari awal, ngapain lo bawa ribet sampe ngajakin gua hidup bareng?" Jawaban yang cukup menusuk, tentu zilong tau perilakunya gegabah

"Aku salah ling, iya aku salah. Tapi bukan berati aku udah ga cinta sama kamu, aku beneran masih sesayang itu ke kamu cuma—" kalimat zilong terputus

"Cuma karna pas lo magang, guanya jauh jadi lo nyari mainan baru buat ngelampiasin rasa sayang lo? Atau karna emang putri baroque cantik terus lo pacarin? Ga ada sopan santun, yang lo pacarin itu putri kerajaan, bukan pelayan" sela ling panjang lebar, saat emosinya terkuakpun ia tetap pada kestabilitas ketenangannya, sugoi.

"Ling, aku ga sampe macarin dia.." zilong memberdirikan tubuhnya, ia memegang bahu ling dan menatapnya sayu

Ling menepis "jangan sentuh gua bangsat, kita udah ga ada apa - apa lagi"

"Kita bahkan ga pernah putus?"

"Gua ga pernah bilang putus ke lo karna ayah gua percaya sama lo, gua ga pernah bikin masalah buat ayah jadi kalo gua mutusin lo sama aja buat masalah ke ayah gua" jelas ling lalu dengan segera beranjak ke kamarnya meninggalkan zilong

Deru nafas berat keluar "ini yang katanya sipaling setia di GGB dulu? ahh 3 bulan, waktu ku 3 bulan untuk membuat ling jatuh cinta lagi, tapi ... memangnya masih bisa?" monolog zilong

Ia beranjak dari tempatnya menuju kamar ling, zilong mengetok pintunya pelan "ling, apa kau sudah tidur?" ia bertanya dengan suara yang cukup kencang karna kondisi malam ini diguyuri hujan deras

"Ling? Kau tidak menjawab karna marah padaku atau memang sudah tidur?"

"Ling" ia mengetok pintunya kembali

"Kurasa kau tidur, wajah cantikmu itu terlihat sangat pucat tadi, ku tebak kau berlatih pedang hingga melewati jam makanmu, benar bukan?"

Sedangkan dibalik pintu, ling menutupi kepalanya dengan bantal sambil mengoceh dalam hati "cuma orang bodoh yang nanya gua ga nyaut karna marah atau udah tidur, lagian sok tau banget anjing gua kan emang lagi sakit makannya pucat"

MLBB HEROES SHIP STORY - DuniaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang