"Udah belum kameranya?" Tanya hayabusa
"Udah nih, siap ye" dalam hitungan detik, hanzo mulai membuka bajunya, membuka baju hayabusa dan hanya tersisa celana dalamnya saja
Ciuman lembut itu menjadi ciuman kasar berlandaskan nafsu, hayabusa tak henti - henti menciumi putingnya dan terus - menerus menggigit leher hanzo tanpa henti "Grrr, sakit anj" gerang hanzo memulai dengan kasar
Hayabusa yang mendengar kalimat kasar itu pun tak segan menggelitiki hanzo dibagian telinganya, ia mempermainkan nafsu hanzo untuk memberinya pelajaran agar nanti saat bagian inti sex, hanzo dapat menuruti maunya
"Kak, cepetan!" Rengeknya masih dengan kasar, ia benar - benar tak sabaran
"Shh, prepare you self first kitty" ucap hayabusa, ia menciumi bagian paha dalam hanzo mendekati wajahnya pada hole hanzo
Menatap hanzo dengan tatapan liar, mata hayabusa yang tajam seperti harimau lapar yang baru terbangun dari tidur panjangnya itu membuat hanzo menjadi semakin nafsu
"Kakak masukin ya?" Izin hayabusa memasukkan satu jarinya kedalam hole milik hanzo, sedangkan yang dimasuki hanya mengangguk pasrah "cepet!" pintanya kasar
"sa - sakit..." ucap hanzo dengan mata berair, rasanya ada robekan kecil pada pantatnya "jangan gerakin dulu!" pintanya dengan nada tak sopan
Tidak ingin mendengarkan kalimat yang kasar, hayabusa menggerakkan tangannya perlahan, ia menemukan titik G - spot milik hanzo
"AHH!" hanzo terkejut, hayabusa yang mendengar desahan hanzo krna terkejut itu menggerakkannya lagi ditempat yang sama, titik yang sama
"Nghh, anjingg enak" ucapnya keenakan sendiri tanpa mementingkan hayabusa
"Cepetin kak, cepetinn!" Sedari tadi hayabusa hanya bergerak lambat, ia tak mempercepat temponya, hanzo merasa kesal namun tak berani karna merasakan aura marah dari hayabusa
Tiba - tiba hayabusa menghentikan permainannya, ia menatap hanzo kosong "udah, kakak mau istirahat" ucapnya membereskan kekacauan
Hanzo rasanya ingin menangis, bagaimana bisa? Dalam keadaan seperti ini? Ia menarik dagu hayabusa, menyambar bibirnya untuk terus bercumbu padanya dengan lembut, ia menghentikan ciumannya lalu bersandar pada bahu hayabusa "maaf kak" ucapnya menangis
Hayabusa tersenyum, ia mengangkat kepala kekasihnya yang berada dibahunya itu, menghapus air matanya namun tiba - tiba hayabusa mendorongnya terjatuh dengan keras keatas kasur
Tanpa aba - aba, 3 jari ia masukkan kedalam hole milik hanzo dan langsung menemukan titik prostat nya, menggerakkannya dengan tempo cepat "Mmhh...lagii, lagiii!" Hanzo meminta hayabusa untuk menambah temponya, bukannya menambah tempo hayabusa malah menambah jarinya menjadi empat didalam sana
Tak kuasa menahan ujungnya, hanzo membuka mulutnya yang ia tahan sedari tadi dan berteriak langsung di samping telinga hayabusa "AHH! mauu punya kakakk" rengeknya manja, sembari memposisikan dirinya ala koala pada hayabusa
"Mau ini?" Tanya hayabusa sembari menunjuk miliknya yang sudah mendesak ingin keluar disana, hanzo terlihat begitu lapar ia langsung saja membuka celana dalam milik hayabusa itu dan mengeluarkan little hayabusa yang langsung menyambar wajahnya itu
Ia menciuminya, melirik wajah hayabusa yang terlihat begitu sabar menunggu kuluman dari hanzo, ia memainkannya menggunakan tangannya lebih dahulu, terkejutnya padahal baru menggunakan tangan dan belum pada tempo cepat, hayabusa sudah keluar? Cairannya menyemprot pada wajah hanzo
Hayabusa yang melihat itu langsung menunduk, ingin mengelap wajah hanzo namun ditepis langsung oleh hanzo dan tak segan - segan ia melahap milik hayabusa itu dengan mulutnya
Benar saja, bahkan baru dimasukkan pun langsung keluar? Hayabusa sudah menahan sebanyak ini? Hanzo membuat temponya menjadi cepat tiba - tiba, membuat empu yang dikulum mengadah kenikmatan "sayang? nghh jauh dikit" ucap hayabusa menandakan ia akan keluar, bukannya melepas mulutnya hanzo malah makin memasukkannya hingga menyentuk tenggorokannya
Sampai pada ujungnya, hanzo melepas mulutnya dan menjulurkan lidahnya pada hayabusa memamerkan isi mulutnya yang dipenuhi sperma hayabusa itu
Tiba - tiba ia berganti posisi, ia menungging dengan jelas didepan wajah hayabusa "kak, lapar" ucapnya memberi isyarat bahwa hole nya merasa lapar dan menginginkan milik hayabusa secepatnya
Tersenyum kecil, hayabusa menciumi holenya sekilas lalu memasukkan miliknya perlahan "sempit" hanya satu kata keluar dari mulutnya, hanzo yang mendengar kata itu merasa hawa nafsunya semakin meningkat
Baru masuk setengah, namun rasanya sudah dijepit luar biasa "ahhh, kakak gerakin ya?" ucapnya berniat tidak bermain kasar pada hanzo, yang ditanya hanya menahan rasa sakit sembari mencakari sprei kasurnya itu
Perlahan, menit demi menit terlalui hayabusa merasa hanzo seharusnya sudah tidak merasa terlalu kesakitan, ia mulai menambah tempo pada miliknya, hanzo yang terkejut merasakan perubahan kecepatan dibawah sana dan langsung menabrak G - Spot nya dengan tepat membuat wajahnya menjadi sangat erotis, hayabusa yang melihat itu reflek langsung memasukkan miliknya utuh semua dalam lubang milik hanzo "NGH AHH!" hanzo terkejut lagi dan lagi
"Maaf" ucap hayabusa, ia tak sengaja
"Mmhh kaakk" seperti rengekan namun juga desahan, hanzo terus mengadah nikmat pada gerakan hayabusa padanya "apaa sayaang?" tanya hayabusa membalas
"ahh ahh kakaakk ahh!" terus dan terus tak bosan ia memanggil hayabusa dengan sangat clingy "iya, apa sayang?" sembari menambah temponya, tak bohong lubang hanzo menjepit miliknya dengan sangat kuat
"Ahh, kenceng banget fuck!" umpatan hayabusa pada hole hanzo
"Ga boleh kasahhh ahh" ucap hanzo memarahi hayabusa ditengah permainan mereka, yang dimarahi hanya menyengir gemas dengan hanzo "iyaa, maaf"
Merasa sampai ujungnya, hayabusa menambah temponya menjadi sangat cepat "lagii! lagii!! ahh yahhh" ringik hanzo menginginkan ujungnya "grrr, ahhh sabar sayang" ucapnya mulai merasakan ujungnya itu
Hayabusa keluar lebih dahulu, ia melepas miliknya dan mengarahkannya pada wajah hanzo saat keluar "ahh!"
Hanzo menjulurkan lidahnya, menerima setiap cipratan cairan milik kekasihnya itu "mau lagiii" ucapnya, meminta lagi pada hayabusa untuk ronde kedua
Hayabusa tersenyum senang, ia beranjak dari kasur mematikan kameranya dan langsung melanjutkan ronde berikutnya dengan hanzo
---
"Nih alucrot rekamannya" ucap hanzo memberikan flashdisk pada alucard
"Yoe, thanks jo tar gua tonton" ucap alucard membawa flashdisk itu, ia berniat mengajak granger untuk menontonnya berdua
---
Maaf yaa kali ini ga banyakk, isi otak saya cuma materi sama rumus mtk huhuu, semoga kalian suka ya sama narasi ga jelas saya? maaf banget, saya tau memang cringe
KAMU SEDANG MEMBACA
MLBB HEROES SHIP STORY - Dunia
RastgeleCr cover : @anzsketch Before: Mobile Legend : Bang - Bang [Alucard x Granger] After: MLBB HEROES SHIP STORY [pair] ; alunger, naamon, clausion, linglong, rithley, etc. TOXIC ¡ YAOI ¡ NSFW ¡ #1 Mlbb Dec - March.
