"Bang, ude balik!"
Terdengar sapaan dari luar pagar yang terkunci rapat, keluarlah seorang satpam penjaga "Eh mas ude teh, udah balik?" sapanya dengan gembira
Claude menyengir menggaruk tengkuknya "hehe belum pade, belum balik ini saya lagi di gunung rambutan" ya lagian, sudah tau di depan rumah masih saja nanya.
Segera pak satpam membukakan pintu gerbang untuk claude, namun menghalang gusion masuk "Stop, kamu teh saha? Bukan anggota keluarga mas ude teh jangan masuk eta" ucapnya dengan tatapan sinis
Gusion menatap bingung ia ingin tertawa, claude begitu di manja kah di kediamannya? Baru saja claude ingin menjelaskan siapa gusion, namun "Gusion Paxley, hehe"
Gusion menyebutkan marganya didepan satpam itu dengan cengiran kecil sembari menunjukkan lambang yang tertera pada kemejanya
Bagaimanapun Paxley adalah keluarga kerajaan dengan tahta tertinggi di Land Of Dawn, tidak mungkin mereka tak mengetahui marga mahal itu, namum maklum jika tidak ada yang mengenali anggota keluarganya, mereka semua menutup diri.
Pak Satpamnya terlihat kalang kabut, menunduk reflek meminta maaf atas ketidak sopanannya "MAAF MAS EH YANG MULIA PANGERAN ETA EH ANU" ia begitu panik sambil melirik claude ketakutan
Sedangkan kedua insan itu malah tertawa renyah "selo ae pade, serius amat awokwok" ia tertawa sembari menyeret tangan gusion untuk memasuki lingkungan rumahnya yang besar itu hampir setara dengan istana Pak Jokowi di dunia nyata
"Itu namanya pak siapa?" Tanya gusion masih sambil tertawa
"Pak jamer, panggil aja pade jameng awokwok" saut claude
"Lah ngapa jadi jameng jir" gusion bingung
"YNTKTS, tanya abang ude aja" ucap claude mengakhiri topik, mengantar gusion pada bilik ruangan kamarnya
Sedangkan dirinya mengelilingi isi rumah mencari keberadaan abangnya tercinta itu "BANG WOI, KELUAR GA LO! DIMANA LO?" untuk kesekian kalinya ia berteriak tak ada yang menyauti, akhirnya ia memilik bertanya pada pelayan di dapur
"Abang mana bi?"
"Putra Pratama tadi bilangnya mau ke Kebun Pisang, Putra Muda" ucap pelayan itu memberikan informasi
———
Claude memasuki kamarnya, mengganti bajunya lalu merebahkan dirinya pada kasur yang ia rindukan itu "sioonn, ayang" panggilnya pada gusion yang berada di kamar mandi
Gusion mendatanginya "najis ayang ayangan, apaan?"
"Sedih, ayang gamau dipanggil ayang" hubungan mereka sampai saat ini belum pernah mendapat masalah satupun karna dipenuhi roasting dan lelucon
Claude menarik tangan gusion membuat keduanya tertidur diatas kasur "tidur atau ke kebun pisang enaknya?" tanya claude
"Mau ngapain ke kebun pisang?" Gusion kembali bingung
"Nemuin abang lah, kangen hehe sekalian ngenalin pacar ude yang manis ini loch awokwowk" godanya pada gusion
"Dih dangdut ude anj, ke kebun pisang aja ayo"
Tanpa pikir panjang, segera keduanya beranjak dari kasurnya berjalan keluar kamar menuju garasi untuk mengambil salah satu mobil milik keluarga claude
———
"SALAM DARI BINJAI!"
Sesampainya dikebun, gusion terus mendengar kalimat yang sama namun tak ada sekalipun ia melihat siapa yang meneriaki kalimat itu
Claude pun juga terlihat masih sibuk mencari keberadaan kakaknya itu, ia menelusuri setiap sudut kebunnya hingga akhirnya terlihat "WOIII ABANGG" sapanya riang
KAMU SEDANG MEMBACA
MLBB HEROES SHIP STORY - Dunia
RandomCr cover : @anzsketch Before: Mobile Legend : Bang - Bang [Alucard x Granger] After: MLBB HEROES SHIP STORY [pair] ; alunger, naamon, clausion, linglong, rithley, etc. TOXIC ¡ YAOI ¡ NSFW ¡ #1 Mlbb Dec - March.
