"Lho kalian kok di sini?"
*****
Aku dan Kiara sontak panik. "Katanya kalian kerja kok? Kok? Kok berduaan cieee...."
"Ck! Bisa diem gak?" Aku menarik Aldi untuk duduk di sebelahku.
"Hay Kiara? Kamu cantik lho pake baju itu." Ucap Aldi.
Kiara hanya tersenyum. "Ngapain lo ada di sini?" Tanyaku.
"Jalan-jalan lah!" Aku langsung menoyor kepalanya.
"Jalan-jalan doang lo harus ke bali?" Tanyaku.
"Iya dong, itu kan terserah gue." Aldi menyedot minuman milikku.
"Maaf ya Kiara, aku ganggu ya?" Tanyanya sok manis.
Kiara menggeleng. "Nggak kok." Dan tersenyum manis.
"Elehhh demen banget godain cewek orang." Gumamku. Bisa-bisanya dia seperti itu.
Aldi menutup mulutnya. "Cieee...cemburu diaa..."
*****
AUTHOR POV
Moza menggerutu saat melihat Kiara sedang duduk di pojokan membawa sebuah bantal guling.
"Uwoo hooo...." Aldi dengan santainya berguling-guling di kasur milik Moza dan Kiara.
"Al bangun cepet!" Perintah Moza.
"Lo tidur di sebelah gue aja. Gapapa kok." Ucapnya.
Moza beralih kepada Kiara. Ia hampiri wanita itu. "Kamu udah capek ya?" Tanya Moza. Tangannya tergerak membelai lembut rambut Kiara.
"Nggak kok, temen kamu yang lain gak dateng? Kasian Aldi nungguin." Kata Kiara.
"Aldi? Kita makan yuk!" Ajak Kiara.
Aldi dengan semangat mendekati Kiara. "Ayo! Aku laper juga nih. Eh tapi mager." Ia kembali merebahkan dirinya.
"Ya udah kalo gitu aku aja yang beliin. Mau apa Al?" Tanya Kiara.
"Mie ayam ya."
"Eh! Lo kok gitu sih? Enak aja nyuruh-nyuruh Kiara. Beli sendiri." Kata Moza.
"Kiara, kamu gak usah peduliin dia ya," Aldi berdehem.
"Cemburu nih si bapack." Aldi terkekeh.
Kiara ikut terkekeh. "Udah gapapa, biar aku aja yang beli. Kamu mau apa, Za?"
"Mau ikut sama kamu." Moza menarik tangan Kiara keluar dari kamar itu.
"Kamu ngapain sih mau aja di suruh sama si Aldi?" Tanya Moza sedikit emosi.
"Ihh jangan marah gitu dong, lagian aku gak masalah kok, dia temen aku juga kan?" Kiara berjalan meninggalkan Moza.
"Ra! Tungguin!!."
*****
KIARA POV
Setelah lama berkeliling di sekitar hotel, akhirnya aku dn Moza menemukan dagang mie ayam. "Eh bang tunggu!"
Pedagang itu memundurkan kembali gerobaknya. "Iya neng? Mau beli?" Tanyanya. Aku menganguk.
"Berapa pesennya?" Aku melihat ke arah Moza.
"Satu aja." Ucapnya.
"Lho, kamu gak pesen?" Tanyaku.
"Satu berdua." Dia mengedipkan sebelah matanya.
Kami duduk berhadapan. "Oh ya aku lupa pesenin buat Aldi!" Saat aku beranjak tiba-tiba Moza menarik tanganku.
"Udah, pesennya nantian aja." Katanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
PUKIS MOZARELLA [END]
RomanceWarning🔞!! Mengadung unsur ke dewasaan Bijaklah dalam memilih bacaan Bukan buku tentang resep makanan, tetapi sebuah novel yang menceritakan tentang kisah dua insan, Putri Kiara Iswari dengan Moza Renaldy Aldara. Dendam memisahkan mereka namun jodo...
![PUKIS MOZARELLA [END]](https://img.wattpad.com/cover/282048966-64-k469652.jpg)