Menceritakan tentang gadis-gadis yang memiliki prilaku luar biasa bahkan sering dikatai gila.
Tidak peduli akan orang lain. Hanya hidup untuk dirinya sendiri. Yang mereka tau hanyalah bersenang-senang lewat tingkah lakunya yang tak biasa.
Note : Ter...
Suara motor yang saling bersautan memekakan telinga. Riuh penonton membuat suasana semakin ramai. Dijalanan yang sudah sepi di lewati kendaraan biasa kini di isi oleh pembalapan liar.
Gadis cantik yang sedari tadi bersorak menyemangati temannya. Ia tersenyum lebar. Kesenangan yang selalu ia dapat tanpa ada posesif dari sang kakak. Disana ia bebas. Mempunyai banyak teman lelaki yang tak lain adalah geng-geng motor. Tidak ada rasa takut walau banyak lelaki yang tak ia kenal disana karna ia tau teman lelakinya akan menjaganya.
Seorang lelaki melempar botol minum kearah Noele dengan sigap Noele menangkapnya. "Ga pulang lo? Udah larut banget ini" lelaki yang diketahui bernama Yuki melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya. Waktu sudah menunjukan pukul dua malam namun Noele masih betah berada disana.
"Tenang aja gue ijin nginep dirumah sakit buat jagain temen" ucap Noele sambil meneguk botol minum yang di beri Yuki.
"Gila lo!" Yuki tau kegilaan cewek itu yang selalu membawa-bawa nama temannya disaat ia sedang berada di pembalapan liar seperti ini.
"Ketahuan sama abang lo mampos nanti lo!" Seru Yuki.
"Santai, dia masih belum tau" saut Noele tenang. Yuki hanya bisa menggelengkan kepalanya. Sungguh ia tidak ingin terlibat kalo nanti Natsu mengetahui ini. Yuki mengenal Natsu walau Natsu orangnya baik namun kalo itu menyangkut Noele dia bisa menjadi monster yang siap melahap mangsanya.
"Wooooo menang!" Teriak Noele dan langsung berlari kearah motor yang baru saja melewati finist dan memenangkan pertandingan. "Keren, lo selalu keren" Noele mengacungkan jempolnya kearah lelaki yang kini berada di depannya. Lelaki itu tersenyum lebar melihat kegembiraan Noele.
"Taruhannya kali ini lumayan, lo mau pake buat apa?" Tanya Yuki yang kini sudah berada diantara mereka.
"Gue teraktir lo semua sepuasnya" jawab Henri lelaki yang memenangkan balapam motor. Teman-temannya yang memdengar bersorak heboh.
Henri melihat jamnya lalu ia melihat kearah Noele. Henri memegang tangan Noele dan menyuruhnya naik kemotornya. "Ayo kita pulang" ajak Henri pada Noele. Noele hanya menurut.
"Anter gue kerumah sakit aja" ucap Noele yang sudah duduk manis di belakang Henri. Henri yang sudah memajukan matornya mengerem mendadak. "Siapa yang sakit?" Tanya Henri kaget dan langsung menoleh kebelakang.
Noele yang tidak tau Henri akan mengerem dadakan langsung memeluk erat Henri. Jantungnya sudah berdetak tidak karuan ia kaget. "Ish kalo mau berhenti tuh bilang-bilang" marah Noele dan langsung memukul punggul Henri.
"Aww. Ya gue juga kaget lo malah mau di antar ke rumah sakit" Henri mengusap punggungnya yang perih karna pukulan Noele.
"Temen gue yang sakit"
"Bilang dong dari tadi." Henri melajukan lagi motornya sekarang sesuai arahan dari Noele.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.