Hi maaf aku baru bisa update! Sempat mikir untuk discontinue cerita ini tapi aku urungkan karena walaupun yang baca gak terlalu banyak tapi aku senang aja bisa ngetik semua ide di pikiranku❤️
So here we go, enjoy! Jangan lupa vote dan comment kalau kalian suka❤️Teriknya matahari membuat Junghwan pusing, apalagi saat ini ia berada di area parkiran motor tanpa ada tempat teduh. Belum lagi letaknya yang berada di paling belakang gedung universitasnya.
Biasanya dia tidak memarkirkan motornya sejauh ini, karena tempat parkir biasanya lebih dekat dan teduh. Alasan dia memarkirkan di tempat ini siapa lagi kalau bukan karena Haruto.
Seminggu sejak hari dimana ia diantar Haruto pulang itu, Haruto benar-benar gencar mendekatinya. Juga banyak orang di kampus sudah mengetahui bahwa hubungannya dengan Sharon sudah kandas.
Dari kakak tingkat sampai adik tingkat, laki-laki ataupun perempuan juga banyak yang mulai mendekati Junghwan secara terang-terangan, yang menjadikan Junghwan jadi malas berlama-lama di kampus.
Karena jujur saja dia sangat risih. Dan untung saja dia sudah menyelesaikan beberapa organisasi kepanitiaan, jika tidak dia yakin pasti hari-harinya pasti akan sangat berat.
Susah banget pokoknya menjadi most wanted kampus.
Selama seminggu belakangan ini Haruto benar-benar seperti Rexona brand deodoran itu, karena dia selalu 'setia setiap saat'.
Mengantar Junghwan ke kelas pada jam kuliahnya, membelikan makan siangnya atau kadang juga makan bersama dengan unsur paksaan, bahkan menawarkan Junghwan untuk diantar pulang yang tentu saja ditolak karena Junghwan selalu bawa kendaraannya sendiri.
Tapi Haruto sendiri pantang menyerah jadi ia selalu mengikuti si manisnya itu dari belakang sampai ke rumahnya memastikan si manisnya sampai dengan selamat.
Nyaman? Tidak juga. Justru Junghwan merasa sedikit risih dengan perlakuan Haruto yang terlalu berlebihan ini menurutnya. Karena begini-begini dia juga laki-laki, walau terkadang ia masih tidak menyangka kalau Haruto bisa membuatnya sedikit oleng lalu terlena menjadi pihak bawah.
Namun hati kecil Junghwan tidak dapat berbohong, perlakuan Haruto yang seperti itu membuat dia merasa spesial! Hanya saja dia butuh waktu untuk menerima semua perhatian yang berlebihan itu.
Emosi Junghwan yang sudah berada di puncak tak lagi dapat tertahan ketika ia menyadari ban motornya kurang angin, kurang layak untuk dipakai, berbahaya juga jika dipaksa untuk jalan.
"Arghh motor brengsek, banyak tingkah. Dari 365 hari dalam setahun lo kenapa harus berulah hari ini sih" amuknya lalu menendang vespa kesayangannya itu.
Dengan sigap Junghwan mengambil handphonenya di saku belakang, menekan kontak dengan nama 'Abang❤️🔪' berharap mendapat pertolongan.
"Halo dek? Kenapa tuh tumben nelpon abang?" Jawab orang di seberang sana.
"Bang, dimana? Jangan bilang baru bangun tidur?"
"Ya ampun Junghwan, lo tuh suudzon banget sama abang lo sendiri. Abangkan udah mulai magang"
"Ohhhh iyaaa, sorry bang adek lupa. Berarti abang sibuk ya?"
"Lumayan sibuk, emang kenapa sih?"
"Uhmm gak apa-apa sih, gak urgent kok. Lo lanjut kerja aja sorry ganggu yaaa"
"Iya tapi kenapa dulu lagian ini kantor mama juga yang megang, abang bisa kabur"
"Heh gak gak gak jangan jadi alasan lo nanti bolos, udah gak ada apa-apa lo kerja aja jangan banyak alasan! Bye"

KAMU SEDANG MEMBACA
A Change Of Heart [HaruHwan]
Romance❤️Haruhwan Story❤️ Haruto gak suka cowok ataupun cewek karena dia hampir mati rasa, tapi Junghwan itu pengecualian! ‼️BxB Area ‼️Homophobic go away ‼️Bahasa Baku n Non-baku ‼️Haruto (Dom) x Junghwan (Sub) Rank #2 Iksanboys 31.03.22 Rank #2 Haruhw...