Angin pagi hari yang sejuk nan damai menerpa sisa sisa rambut lisa yang tidak terikat. Gadis jangkung itu kini tengah berdiri di depan pagar pembatas balkon untuk menghirup udara segar
Seulgi menghampiri lisa dan berdiri di samping lisa
"Apakah ada sesuatu yang menggangu pikiranmu?" Tanya seulgi
Lisa menoleh pada kakanya dengan tatapan sendu,teduh dan bingung saling mendominasi
"Entahlah eonn, aku sendiri saja bingung"
"Ada apa? Ceritalah"
"Eonn... jika kita cinta pada seseorang tapi orang itu tidak mungkin mencintai kita, apakah itu adalah hal yang wajar?" Tanya lisa
"Tentu itu adalah sesuatu hal yang wajar kau tahu cinta itu adalah rasa kasih sayang yang suci dan murni jika seorang yang kau cintai tidak mencintaimu maka buatlah dia mencintaimu berjuang jika cinta itu layak untuk kau dapatkan.. tidak ada sesuatu yang tidak mungkin li percayalah tuhan juga akan memberikan cinta pada seseorang yang kau cintai jika kau berdo'a dan beejuang" ucap seulgi sambil merangkul pundak lisa
"Hmm begitu ya, terimakasih sudah mendengarkan.. maaf aku selalu merepotkan mu dalam hal segalanya"
"Iyah jika ada sesuatu ceritalah pada eonnie.. kau adalah salah penyemangat
Dan harta berharga bagiku jadi kau tidak boleh berbicara seperti itu, aku selalu senang jika ada sesuatu yang terjadi olehmu dan meminta bantuanku, aku tidak merasa kau merepotkan"
"Betulkah begitu? Jadi kau selalu senang jika aku repotkan?"
"Yak! Kau ini"
"Hehehe terimakasih selalu ada eonn aku sangat menyayangimu" lisa memeluk seulgi
"Aku juga menyanyangimu, btw apakah kau sedang mencintai seseorang? Siapa kah orang itu?" Goda seulgi
"Ish t-tidak"
"Siapa ceritalah, apa itu jisoo atau apakah dokter rose tidak- tidak jangan- jangan kau mencintai jungkook?"
"Tidak! Aku tidak mencintai siapapun sudahlah, kau menyebalkan" ucap lisa sambil mencoba melepas pelukan mereka tapi seulgi tahan
"Haha..aku cuman bercanda, sudahlah kau masuk tadi jennie mencarimu"
"Mencariku?untuk? "
"Iyah,cepatlah masuk aku tidak tahu dia hanya menanyakan kau sedang berada dimana" seulgi melepas pelukan mereka dan menangkup pipi lisa
"Tetaplah jadi adik kecilku yang manis dan mengemaskan.. dan tetaplah menjadi seseorang yang selalu menerbarkan serbuk kebahagiaan pada siapapun" ucap seulgi
"Eounniew~" ucap lisa dengan bibir yang monyong karna pipinya di tekan oleh seulgi
"Hehe kau sangat mengemaskan li" seulgi bukanya melepaskan dia malah semakin menekan pipi lisa
Lisa kesakitan iapun dengan sengaja menjahili seulgi, lisa memajukan wajahnya dan bibirnya mencium hidung seulgi
Chupp
"Yak! Kau! Iyuhhhh menjijikan" ucap seulgi sambil melepas pipilisa dan sekarang mengelap hidungnya
"HAHAHA" lisa tertawa puas melihat ekspresi seulgi
"Lihatlah air liurmu iyuhhhh, uuwwekkk" seulgi bergidik jiji
"Makanya.. kau sendiri yang memulai, sudahlah bye aku mau masuk" lisa meninggalkan seulgi
Lisa berjalan menuju kamar jennie karna kakanya berkata dia mencari dirinya
Tokk...tokk....
KAMU SEDANG MEMBACA
MYHONEY MYLOVELY
RomansaG×G Kalau penasaran sama cerita nya langsung cusss baca kuyyy! Dilarang copy paste 21++ Ketika diri ini,mencintai maduku sendiri:| Jangan lupa follow aku ku yaaa♡
