Chapter 21

6K 163 7
                                        

Yoojung masuk kedalam kelasnya dengan senyum sumringah bagaimana tidak ia baru saja mendapat morning kiss dari sang kekasih saat pria itu mengantarnya kesekolah. Ya, selama hubungan mereka resmi menjadi sepasang kekasih Jaehyun sikap menjadi lebih manis dan hal itu sangat tidak baik untuk kesehatan jantung Yoojung.

Ia melirik sekilas bangku disebelahnya yang sudah diisi dengan seorang manusia, siapa lagi kalau bukan si tengik Jaemin. Pria tampan kaya raya itu memang sedari awal menjadi teman satu meja dengannya.

"Apa kau kesurupan wajahmu terlihat menggerikan."

Yoojung mendelik sekilas kearah Jaemin yang menatapnya lekat sebelum melemparkan kembali senyum manisnya pada teman sekelasnya yang lain. Hal yang bahkan belum pernah Yoojung lakukan selama ia bersekolah disini.

"Wow Jung apa yang terjadi padamu, tumben sekali kau cantik hari ini." Seru Lucas heboh begitu masuk kedalam kelas bersama dengan Mark

Yoojung memutar bola matanya malas namun kembali tersenyum, moodnya sedang baik saat ini dan ia ingin terus terlihat bahagia tidak boleh marah dalam kamusnya. Kecuali jika memang Lucas menyerahkan dirinya sendiri untuk Yoojung tendang bokongnya.

"Kenapa kau terus tersenyum seperti itu? Kau tidak sedang kerasukan setan kan?" Seru Lucas kembali yang kini duduk tepat di depan Yoojung diikuti Mark yang duduk disamping pria itu

"Memangnya kenapa jika aku tersenyum, berhenti berpikiran jika aku kesurupan." Sungut Yoojung tidak terima senyumannya sudah luntur mendengar perkataan menyebalkan Lucas

"Jadi kenapa juga kau terus tersenyum, jangan bilang kalau kau.." Lucas menggantungkan kalimatnya menatap Yoojung dan Jaemin bergantian sebelum tersenyum jenaka

"Kau apa hah? Berhenti berpikir yang tidak tidak bodoh!" Kesalnya memukul bahu pria bermarga Hongkong itu dengan keras

Lucas memekik mengusap bahunya yang baru saja terkena sasaran penganiayaan dari wanita monster itu.

"Sakit bodoh." Sungut Lucas tidak terima

"Kau pantas mendapatkannya."

Lucas mencebikkan mulutnya hendak kembali menjawab namun suara seorang pria paruh baya menghentikan aksinya.

Sedangkan Jaemin pria itu masih memusatkan atensinya pada Yoojung yang kembali tersenyum manis menatap buku di depannya.

Ada begitu banyak rasa penasaran yang hinggap dihatinya mengenai siapa gerangan yang telah berhasil membuat Yoojung terus tersenyum seperti itu dan entah mengapa pikiran Jaemin hanya mengarah pada satu nama yaitu Jaehyun.

Ia yakin pasti terjadi sesuatu antara Yoojung dan pria itu. Terlebih terakhir kali setelah ia mengantar Yoojung ke apartemen keesokan harinya Yoojung tidak masuk sekolah.

Namun tetap saja melihat perubahan yang signifikan dari Yoojung yang terlihat lebih ceria dibandingkan biasanya membuat hatinya perlahab menghangat. Jaemin begitu menyukai senyum indah Yoojung.

"Kau terlihat cantik jika tersenyum seperti itu." Bisik Jaemin mengecup sekilas pipi Yoojung sukses membuat siempu terkejut

Yoojung melebarkan matanya menoleh menatap Jaemin yang tersenyum manis "Jangan menciumku sembarangan brengsek!" Kesal Yoojung tidak terima dengan perlakuan seenaknya Jaemin

Jaemin mengedikkan bahunya acuh dan mengalihkan atensinya kedepan. Yoojung menggeram ingin rasanya ia mematahkan leher pria tengik itu namun ia tau jika pria paruh baya yang berdiri di depan kelas adalah salah satu guru yang terkenal kejam dan bengi.

Lihat saja kau Na Jaemin sialan!

...

Disisi lain tidak jauh berbeda dengan keadaan Yoojung saat ini Jaehyun sudah menjadi bahan perbincangan yang hangat dari mahasiswinya karna sedari tadi ia terus menyunggingkan senyum manis yang berhasil membuat sebagian wanita memekik.

Dally With You ✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang