Doyoung baru menampakkan dirinya dirumah. Terlihat dua adiknya yang akan makan, belum makan karena menunggu Doyoung.
Awalnya mereka hanya makan biasa, tetapi lama kelamaan Hendery membuka topik pembicaraan, yang kurang enak terdengar saat sesudah makan.
"Kak aku boleh kerja ga?" tanya Hendery yang sudah mengumpulkan keberaniannya.
"Buat apa kerja? Kan kakak masih mampu untuk membiayai kalian" jawab Doyoung. "Mau jajanin pacar?" lanjut Doyoung.
"E-engga gitu kak. Aku ga punya pacar" ujar Hendery.
"Jadi kakak yang salah lihat?, kakak lihat kamu sama cewe" ujar Doyoung.
"Itu temen kak" jawab Hendery.
"Oke, kakak percaya kalian ga punya pacar. Coba buktiin" ucap Doyoung dengan tegas.
"Buktiin gimana kak?" tanya Hendery.
"Kumpulkan handphone kalian doang kok. Tapi sekarang" titah Doyoung.
Dengan begitu kedua adiknya memberikan handphonenya pada sang kakak.
Meskipun takut, mereka berusaha untuk tidak takut. Jika salah satu dari mereka tidak mengumpulkan pasti saja Doyoung memarahi keduanya, meski tanpa kekerasan.
'Dasar kak Hendery, jadikan kena hp gua' batin Renjun.
Meskipun isi handphone Renjun tidak ada apa-apa tetapi, dia juga memiliki rasa takut untuk hal yang seperti ini.
"Besok handphonenya kakak kasih lagi ke kalian, sekarang tidur"-Doyoung.
***
Renjun pun menuruti apa kata Doyoung, dia segera beranjak dan pergi ke kamarnya.
Sekitar 30 menit berlalu, Renjun masih mendengar Doyoung yang sedang membereskan rumah.
Prak~
Terdengar jelas suara pecahnya kaca, entah dari gelas, mangkuk ataupun piring.
Jelas Renjun langsung bergegas menghampiri sumber suara.
"Kak kenapa?" tanya Renjun yang melihat Doyoung sedang memegangi kepalanya.
Saat Renjun datang Doyoung dengan cepat melepaskan tangannya yang memegangi kepalanya.
"Gapapa, kok belum tidur? Atau gara-gara ini kebangun?" tanya Doyoung.
"Iya kebangun, jadi mau bantu kakak aja" jawab Renjun.
"Kamu besok sekolah, sana tidur" titah Doyoung.
"Kan besok kakak juga kerja, makanya Renjun bantuin. Biar ga cape" ujar Renjun.
Tanpa lama menunggu Renjun sudah membereskan tempat makan. Hingga akhirnya tertidur pulas di depan tv dengan Doyoung.
Terima kasih yang udah baca
Jangan lupa voment
Maaf atas typo-typo
Sampai jumpa dichap selanjutnya!
Bye
KAMU SEDANG MEMBACA
MENINGGALKAN KEDUANYA
FanfictionRenjun seorang anak laki-laki yang hidup dengan kedua kakaknya Doyoung dan Hendery. Mereka hidup tanpa bimbingan dan kasih sayang orangtua.
