Tidak lama Hendery sampai dengan membawa bubur ayam tentu saja tiga bungkus.
"Nih udah dibeliin" ujar Hendery.
Tidak begitu lama mereka menghabiskan makanannya, setelahnya mereka hanya duduk diam saja.
"Kak Doy gapapa?" tanya Renjun.
"Engga ini sehat" jawab Doyoung.
"Kakak pucet" ucap Renjun lagi.
Dokter datang dengan mengabari bahwa Renjun bisa pulang sekarang, tentu saja Renjun senang karena dirumah sakit sangatlah tidak seru.
Skip udah sampai dirumah
"Kamu istirahat ya ren" ucap Doyoung.
"Kakak mau mandi dulu"
Doyoung sangat banyak pikiran, bagaimana dirinya memberi makan renjun dan Hendery sedangkan uang tabungan sudah terkuras oleh biaya Renjun di rumah sakit.
"Doyoung lu harus kerja!" Batin Doyoung.
Bagaimanapun keadaan Doyoung sekarang, pusing, sakit badan, dirinya bertekad untuk kerja hari ini juga.
"Kak mau kemana?" tanya Hendery yang berpapasan.
"Mau kerja lah, jaga adiknya ya" ucap Doyoung.
"Kakak, sebaiknya jangan dulu kerja, nanti kecapean" ujar Hendery.
"Gapapa kok"
Doyoung tetaplah Doyoung. Betapa keras kepalanya dia.
hope you like kit
Jangan lupa vote dan komen ya!
See you
KAMU SEDANG MEMBACA
MENINGGALKAN KEDUANYA
FanfictionRenjun seorang anak laki-laki yang hidup dengan kedua kakaknya Doyoung dan Hendery. Mereka hidup tanpa bimbingan dan kasih sayang orangtua.
