Aku ingin menitipkan rindu kepada angin,
Rindu yang tak dapat ku ucap dengan lisan
Dengan suara yang tak sempat kau dengar
Dengan intonasi yang terdengar sedikit hingar
Aku ingin menitipkan rindu yang tak terduga
Tanpa isyarat ombak hendak menjemput bibir pantai yang akan membasahi daratan walaupun tanpa ada aba- aba
Aku ingin bersuara layaknya kicau burung pada cemara
Walau aku sadar, rindu yang ku titipkan adalah api yang membakar kayu dan menjadikannya tiada
Rinduku adalah lautan yang dapat menghayutkanmu
Tidak untuk monolog tapi aku ingin kita saling berdialog
Rinduku adalah sayap yang membelah angin ketika hendak mengudara menuju akan hadirmu
Tapi aku sadar, rinduku tak sempurna karena aku tak mencantumkan prolog
Hadirmu adalah senyum langit ketika cerah menemani
Sedikit putih kebiruan, kau adalah terang bak awan yang tak menampung mendung
Sedikit ringan tampak mengeringkan ragaku yang telah basah akibat tangis yang tak pernah terbendung
Ku harap rinduku sampai kepada tingginya jarak antara tanah dan langit
Agar kau tau jika rinduku untukmu adalah rasa lapang pada tempat yang sempit.
KAMU SEDANG MEMBACA
Puisi Romantika Kuno
PuisiPuisi Romantika Kuno karangan Danta Surbakti ini menjelaskan tentang perjalanan panjang mencari arti sebuah kerinduan, menceritakan sebuah kisah klasik yang teramat berharga, Cerita tentang perjalanan cinta dua insan yang pernah saling melengkapi. N...
