Dengarlah,
Aku mengucap namamu dikala malam
Melangitkan rinduku pada langit hitam
Menantikan hadirmu beradu dengan jarum jam
Terkadang aku lelah bermonolog bersama Alam
Takkan habis tetesan air mata membasahi wajah
Ia mengairi dataran yang hampir mati
Seolah menghidupkan lembah yang harusnya suci
Menenangkan gersang saat dibakar amarah
Rindu seolah menyelamatkan mata yang hampir buta
Hampir tak dapat melihat lembah indah dikala senja
Samar ketika bulan hendak purnama
Rindu memberi pertolongan saat jiwa dan raga terkikis oleh kecewa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Puisi Romantika Kuno
PoesíaPuisi Romantika Kuno karangan Danta Surbakti ini menjelaskan tentang perjalanan panjang mencari arti sebuah kerinduan, menceritakan sebuah kisah klasik yang teramat berharga, Cerita tentang perjalanan cinta dua insan yang pernah saling melengkapi. N...
