⚠️ VOTE SEBELUM MEMBACA ⚠️
"gimana keadaan Rendi?" Tanya Rangga pada dokter itu
"Tidak ada luka yang serius, namun benturan keras yang tuan Rendi dapat sangat keras sekali. Jadi dimohon nanti tuan Rendi jangan beraktivitas yang membuat nya kelelahan, takutnya efek pusing nya kembali kambuh" jelas dokter itu
"Terimakasih"
"Baiklah saya permisi dulu tuan Rangga, kalau ada apa-apa lagi hubungi saya saja"
Dokter itu pergi meninggalkan Rendi bersama Rangga berdua
"Rendi.. "
Rangga menatap sendu Rendi, ia duduk disamping ranjang Rendi dan mengelus rambut nya perlahan
"Mmhh eungghh.."
"Rendi? Rendi kau baik-baik saja?"
"Mmhh ssshh.. ah sakit sekali" Rendi memegangi kepala nya dan beranjak duduk
"No no, kau harus istirahat dulu Rendi"
"A-aku kenapa?"
"Nanti saja bicara nya, lebih baik kau istirahat dulu saja" Rangga membaringkan Rendi kembali tidur
"Aku haus"
"Baiklah sebentar"
Rangga beranjak dari kasur dan mengambil air untuk Rendi minum
"Ini dia, perlahan minum nya Rendi"
Gulp gulp
"Kepala mu, apa masih sakit?"
"Ya.. umm sedikit.."
Rendi mengingat kembali kejadian sebelumnya dan ia kembali ke alam sadar nya bahwa Rangga ini ingin mengurungnya disini
Segera Rendi bangkit dari kasur namun langsung ditahan oleh Rangga
"Kau mau kemana?"
"Lepas"
"Rendi, kau masih sakit-"
"Lepaskan aku! Kau bajingan!!"
Rendi menghempaskan tangan Rangga dan ingin segera berlari namun ia masih terasa pusing dan terjatuh
"Akh!! Sshh.." ia memegangi kepala nya yang tiba-tiba terasa pusing sekali
"Sudah ku bilang kau harus istirahat dulu, kau keras kepala"
Rangga bangun dari duduk nya dan hendak mengangkat Rendi namun Rendi menolak
"Untuk apa aku istirahat kalau akhirnya juga aku dikurung disini?"
"Aku mengkhawatirkan mu Rendi"
"Diam!! Aku ingin pergi Daris ini"
Ia berusaha bangun dengan kondisi kepala nya yang masih terasa pusing
"Sshh.. ah sial kenapa sangat sakit sekali.."
Rendi tidak kuat berdiri, dengan sekali gerakan Rendi langsung terjatuh namun Rangga dengan sigap menangkap Rendi yang hampir terjatuh
"Tidak mau menurut, kalau begini aku tidak akan memperkosa mu sementara waktu ini sampai kau sembuh"
"A-apa.. perkosa?!"
"Lebih baik kau istirahat"
Rangga membaringkan Rendi dan segera mengambil obat tidur untuk Rendi
"Minum lah obat ini"
"Obat apa itu?"
"Ini obat yang diberikan dokter tadi yang memeriksa mu, pereda nyeri di kepala. Minumlah"
KAMU SEDANG MEMBACA
Rangga, My Obsession Alpha [TAMAT]
Humor⚠️VOTE SEBELUM MEMBACA⚠️ Bagaimana ketika teman masa kecil mu meninggalkan mu begitu saja saat kau masih bersenang-senang dengannya?? Hingga dia datang kembali setelah dewasa dan memaksa nya untuk menjadi kekasih nya bukan sahabat nya lagi? Rendi Ar...
![Rangga, My Obsession Alpha [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/313569547-64-k311730.jpg)