[13]

16.7K 740 5
                                        

⚠️ VOTE SEBELUM BACA OY⚠️

"Rendi, kau sudah lebih baik bukan?"

"Hmm ya aku sudah lumayan lebih baik"

Mereka berdua sudah keluar dari rumah sakit dan pergi langsung ke rumah Rendi

Dirumah itu barang-barang sudah terbungkus kotak dan siap untuk diangkut ke mansion milik Rangga

"Tuan Rangga, semua barang sudah kami bereskan" ucap seorang bodyguard ke-2 Rangga

"Bagus, pindahkan itu di mobil dan segera bawa ke mansion milik saya"

"Baik tuan Rangga"

Bodyguard itu bergegas meletakkan kotak-kotak itu dan bersiap untuk pergi ke mansion Rangga

"Hmm, Rangga?"

"Hmm? Ada apa dear?"

Dear? Tentu, itu panggilan sayang Rangga kepada Rendi

"Apa aku tidak merepotkan mu jika aku tinggal bersama mu?"

"Rendi, sudah berapa kali kau menanyakan itu? Tidak apa, kau tanggung jawab ku. Jadi kau tidak merepotkan ku sama sekali okey? Jangan berpikiran seperti itu lagi"

"Tapi Ra-"

"Sudahlah, bagaimana kalau kita berbelanja sebentar? Hmm? Kau mau?"

"Ekh tapi, bagaimana dengan pengawal mu itu? Apa mereka tau?"

"Tidak apa, mereka akan segera ke mansion"

"Baiklah, aku mengikuti mu saja"

Akhirnya mereka pergi meninggalkan bodyguard - bodyguard Rangga itu disana tanpa pengawasan, walau tanpa pengawasan mereka tau siapa tuan mereka dan pasti mereka tidak akan bermain-main

*****

Sementara di sisi lain, Rangga sedang membawa Rendi di salah satu mall milik nya yang tak jauh dari lokasi mansion nya

"Rendi kalau kau ingin berbelanja sesuatu, belanja saja disini. Ini adalah mall ku, kau boleh mengambil apa saja yang ada di mall ini"

"A-apa!? Ini mall milikmu?!"

"Hehe, tentu saja. Dan ini jadi milikmu sekarang"

"Tapi Rangga aku tidak membutuhkan mall ini, kebutuhan ku sudah cukup terpenuhi -"

"Cukup? Bagiku itu tidak cukup, sekarang kau sedang mengandung dan pasti akan membutuhkan banyak perlengkapan dan kebutuhan untuk baby kita nanti- mmph"

Rendi dengan cepat membungkam mulut Rangga karna ia mengatakan 'baby' di tengah kerumunan yang sangat ramai

"Kau.. bisa kah tidak mengatakan itu secara pelan?!"

"Hmm? Why? Bukankah benar?"

"Terserah, dan cepat beli keperluan mu itu"

"No no, aku kesini bukan itu berbelanja kebutuhan ku"

"Bukankah tadi kau bilang ingin berbelanja sesuatu?"

"Itu untuk mu"

"Tidak, aku tidak membutuhkan apa-apa"

"Baiklah, ayo masuk ke dalam"

Sepertinya Rendi melupakan perkataan Rangga tadi soal keperluan baby mereka, akhirnya Rangga sendiri yang berbelanja kebutuhan baby mereka

"Hmmm sepertinya baju-baju bayi berada di sini.."

"Ahh aku melupakan nya"

Rangga sepertinya lupa letak perlengkapan bayi berada dimana, sampai akhirnya ada seorang pegawai di mall itu menghampiri mereka berdua

Rangga, My Obsession Alpha [TAMAT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang