"mmhh.. enggh ra-rangga.. mmhhh"
Rangga tidak tahan dengan Rendi sampai ia membawa nya pulang kembali ke mansion nya dan langsung menyambar tubuh Rendi
"Ahh.. rahrangga.. ahh.."
Rangga semakin panas saat menciumi leher putih Rendi dan segera menuntunnya menuju ranjang mereka
"Ra-rangga! A-aku terjatuh-uwaahh!!"
Dengan cepat Rangga mengukung Rendi di kedua tangan nya
"Ahh.. ha.. a-apa kau mencium nya Rendi?"
"Me-mencium? Mencium apa?"
"Aroma ku.. sangat kuat bukan?"
Sekali lagi Rangga menghirup aroma omega dari Rendi yang sangat kuat
"Eunghh.. Rangga.. geli.."
"Haha.. kau menyukai nya?"
Dengan cepat Rendi menganggukkan kepalanya bertandakan suka kalau Rangga menciumi leher nya
"Kalau begitu kau pasti akan suka juga kalau--
Sreet
"Akh! Rangga! Apa yang kau lakukan!?"
Rangga menyobek pakaian Rendi dan terpampang lah tubuh mungil dan indah nya Rendi
Ia langsung menghisap dan menjilat puting merah milik Rendi
"Ahh rah..rangga.. mmmm.."
"Kau menyukainya kan?"
Ia mempercepat hisapan dan jilatan nya dan membuat Rendi merinding
"Ahh aahh cu-cukup Rangga.. aku..ahh.. aku tidak tahan.. aahh"
Rendi melakukan pelepasan pertama nya saat Rangga hanya menjilati puting nya saja
"Kau keluar tanpa seijin ku ya.."
"Ma-maaf!! Aku tidak tahan-"
Cup
"Artinya kau menyukainya bukan?"
Rangga mulai memainkan tangan nya pada bagian belakang rendi dan mengelus punggung rendi
"Ngghh Rangga.. ahh"
Ia mulai menurunkan celana rendi dan menyisakan dalaman nya saja
"Tidak... Rangga.. tidak lagi.. kumohon.."
Saat hendak membuka dalam Rendi ia sudah memohon duluan agar tidak minta di seks oleh Rangga
Tentu di satu sisi juga Rendi tengah mengandung takutnya ia mengalami keguguran bukan?
"Ah aku mengerti"
"Huh bagus lah.."
Rangga mengambil sesuatu di kantung nya dan itu adalah sebuah kon*om berukuran xl
"Ra-rangga..?"
"Aku akan menggunakan pengaman agar aman"
"Bukan itu maksudku!!"
Seakan tidak mendengarkan perkataan Rendi, Rangga langsung mengikat celana milik nya dan memasangkan kon*om itu di milik nya yang terbilang lumayan besar
"Rangga.. kumohon.. tidak lagi..."
"Maaf Rendi, aku lepas kendali"
Rangga langsung mengangkat badan Rendi dan berhadapan dengan nya, dan dibawah sana ia sedang berusaha memasukan miliknya pada lubang kecil Rendi
"Akh! Rangga.. kumohon.. itu tidak kuat.. ahh sa-sakit.."
"Huh.. rendi.. kau harus relax.. kau menjepit ku.."
KAMU SEDANG MEMBACA
Rangga, My Obsession Alpha [TAMAT]
Humor⚠️VOTE SEBELUM MEMBACA⚠️ Bagaimana ketika teman masa kecil mu meninggalkan mu begitu saja saat kau masih bersenang-senang dengannya?? Hingga dia datang kembali setelah dewasa dan memaksa nya untuk menjadi kekasih nya bukan sahabat nya lagi? Rendi Ar...
![Rangga, My Obsession Alpha [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/313569547-64-k311730.jpg)