[26]

6.8K 346 19
                                        

⚠️ VOTE ITU GRATIS LOH ⚠️

"Ahhh.. Rangga.. kumohon..hiks.. he-hentikan Milo.. ahhh"

Wuff wuff

Povv

"Ekh.."

"Mil.."

"Mil.."

"Milo!?" Ucap mereka bersama

Ggrrr

Seketika tanpa peringatan Milo berubah menjadi anak lelaki yang lucu dan menggemaskan seperti ini

Seketika tanpa peringatan Milo berubah menjadi anak lelaki yang lucu dan menggemaskan seperti ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Ka-kau.. kau manusia!?" tanya Rendi

"Umm.. ma-maafkan aku.. sebenarnya aku tidak sepenuhnya menjadi anjing.. ma-maaf telah mengejutkan kalian berdua.."

"Milo.. kau.. kau sebenarnya apa?" tanya Rangga

"Ma-maafkan aku tuan.. aku.. aku sebenarnya anjing pilihan.. tolong jangan marahin aku"

Milo menunduk dan memegang kaki Rangga dan Rendi dengan ekor yang gemetar ketakutan

Rendi dan Rangga saling bertatap muka, mereka berdua heran kenapa ia bisa merubah menjadi.. layaknya manusia?

"H-hey Milo.. sayang.. kami tidak akan memarahi mu okay, coba sekarang ceritakan bagaimana kau bisa berubah menjadi manusia? Hm?" tanya Rendi

"Ba-baiklah akan ku ceritakan pada kalian"

Thestoryon

"Ah sial! Yang ini gagal!! Bawakan anak kecil itu padaku! Cepat!"
ucap seorang profesor

"Baik tuan"

"Ti-tidak!! Aku tidak mau hiks.. lepas!! Lepaskan aku!!"

"Hey anak manis.. tidak perlu takut ya, aku hanya ingin menguji sebentar saja hm? Mau ya?"

"Tidak!! Kau penjahat! Aku tidak mauu!! Lepaskan uurghhh lepaskan!!"

"Cih kau ini!"

Plakk

"Akh!"

"Hiks.."

"Kau sudah memberi hati, tapi kau melawan ku. Bawa dia ke kursi"

"Baik tuan"

"Ahh! Tolongg siapapun... Tolong aku!! Umpphh!!"

Profesor itu memasangkan penutup mulut hewan kepada anak kecil itu

Profesor itu memasangkan penutup mulut hewan kepada anak kecil itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Umpphh!! Umpphh umphh!!"

"Bukan kah lebih baik? Bawakan aku serum nya"

"Baik tuan"

"Mmpphh!! Mmphh mmphhhh!! Umphh!"

"Hahaha lihat saja ini pasti akan berhasil

Chesss

"Mmphhh!!"

"Hahahahaha, mari kita lihat akan jadi apa anak ini"

"Mmhhh urrghh"

Povv

"A-"

"Tu-tuan.. ia menjadi.. anak anjing tuan.."

"Bagaimana bisa ia berubah menjadi anjing!? Aku ingin ia menjadi monster yang sangat besar dan kuat, tapi ini urrgghh!!"

Prankkk braakkk

Profesor itu melemparkan semua alat-alat ilmuwan nya dan membanting nya sangat keras

"Lepaskan saja dia! Aku tidak mau mengurusi anjing itu"

"Baik tuan"

Klik

"Urrghh wuff?"

"Shuuu shuu"

"Mmhh mmhh mhh"

Akhirnya anak itu pergi menjauh dari pabrik itu dan ntah ia akan berlari sampai mana, ia tidak ada tujuan sama sekali

"Mmhh mmhh mhhh..."

Anak itu kedinginan, mana sudah malam dan ia sekarang ini tak tau ia dimana sampai ada seorang kakek tua yang menghampiri nya

"Hey, kau sendirian?"

"Mmhh?"

"Awww malang sekali, mari ikut aku. Aku akan merawat mu dengan baik di rumah ku"

"Mmhh wufff wufff!"

Kakek itu langsung menggendong anak anjing itu dan membawanya ke tempatnya

Tak disangka, ia ternyata memiliki pet shop, dan ia menaruh anak anjing itu di pet shop nya, mungkin saja ada manusia baik yang ingin merawatnya

"Untuk sekarang kau disini dulu ya anjing kecil, aku akan merawat mu sampai ada yang mengadopsi mu"

Wuff wuff

"Haha baiklah"

Thestoryoff





"Ah.. jadi seperti itu" ucap Rangga dan Rendi

"Hiks.. aku dari kecil sudah menjadi alat uji coba para orang gila itu! Hiks.. aku tidak mau bertemu mereka lagi.. hiks.. huuaa.."

"H-hey hey, kau tak perlu menangis"

Rendi langsung memeluk Milo dan menenangkannya dengan cara mengelus-elus kepalanya

"Kau tidak sendirian lagi okay? Kita berdua akan merawat mu dengan baik, bukan begitu Rangga?"

"Tentu saja sayang, Milo.. kau tak perlu khawatir lagi ya, mulai sekarang kau adalah anak kami"

"A-apa? Sungguh!?"

"Tentu sayang" ucap Rendi

"Ha..! Terimakasih banyak terimakasih!!"

Milo memeluk mereka berdua layaknya seorang anak yang memeluk ayah dan ibu nya

"Kau akan tumbuh besar nanti, kalau begitu.. aku akan membelikan keperluan mu Milo" ucap Rangga

"Ah benarkah!?"

"Tentu, mau ikut aku berbelanja? Kau juga boleh ikut sayang, kita akan pergi bersama"

"Ah.. baiklah"

Sekali lagi Milo memeluk mereka karna rasa sayangnya terhadap Rendi dan Rangga

Kini hidup mereka bertiga telah dimulai







Sv² an yuukkkk

0831-0617-3594
This is my number okay?😉

Rangga, My Obsession Alpha [TAMAT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang