[46]

3.6K 196 11
                                        


Vote itu cuma modal klik bintang yang dibawah loh( ꈍᴗꈍ)



"Hey, aku sudah menidurkan nya"

Rangga melihat Rendi sudah tertidur di sofa ruang tamu, sepertinya ia kelelahan

"Haha, kau lelah ya sayang?"

Ia mendekatinya, perlahan diangkat tubuh Rendi dan segera membawanya ke kamar mereka

Ceklek

"Hup.. ahh.. sudah"

Ia mengambil selimut dan menutupi badan Rendi menggunakan selimut itu

"Sayang, aku berharap ingatan kamu balik sayang. Kasian Milo, Boba, dan aku"

Pelan-pelan Rangga mengusap rambut Rendi dengan lembut, terasa ingin menangis. Jujur ia tidak mau Rendi seperti ini

'ya tuhan, kenapa harus jadi seperti ini.. maafkan aku Rendi'


***

"Sayang?"

Tidur Rendi terganggu, sedari tadi ada yang terus menerus rambutnya dengan pelan

"Hey bangun tukang tidur"

"Mmh?"

Rendi bangun, ia mengusap-usap matanya dan menguap kecil

"Huaamm.. hmm? Sayang?"

"Ah maaf, sudah kebiasaan. Maksud ku Rendi? Bangun hey, kita sarapan bersama, habis itu aku ingin mengajak mu ke suatu tempat"

"Hmm kita mau kemana lagi?"

"Kau akan tau nanti, sudah sekarang kau bangun dan kita akan sarapan bersama"

Rangga menarik kedua tangan Rendi perlahan sampai Rendi berdiri

"Baiklah.. aku cuci muka dulu"

Rendi beranjak dari kasur dan berjalan menuju kamar mandi sambil mengusap-usap matanya

'sayang, aku akan berusaha nyembuhin kamu. Gimana pun caranya'




*****

"Oh ayah! Bunda! Kalian lama sekali!"

"Hmm bunda? Apa yang dia maksud?"

"Itu kau sayang"

"Hah?"

Rangga menggeleng, ia menarik kursi untuk Rendi duduk lalu dia duduk di tengah-tengah nya

"Kalian sudah sarapan sayang?"

"Belum, kita berdua nunggu ayah sama bunda. Lama sekali"

"Maafkan ayah ya sayang, sudah sekarang kita sarapan. Dan selesai makan, ayah ingin mengajak bunda ke suatu tempat. Kalian disini saja ya?"

"Milo mau ikut.."

"Tidak sayang, kau disini saja ya main sama Boba"

"Iya ayah, Boba bakal jagain Milo"

"Pinter, sudah yuk makan"

Rendi hanya memerhatikan mereka bertiga mengobrol tanpanya, tapi itu lebih baik. Karna dia tidak tau mereka siapa


Rangga, My Obsession Alpha [TAMAT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang