Warning !!!
Cerita ini tidak ada sangkut pautnya dengan teori teori gamenya ! Ini hanya FF khayalan author. Author hanya meminjam tokohnya saja. Kemungkinan alur akan sedikit berubah ! Typo bertebaran~
Selamat membaca !
(*'▽`*)
.
Enjoy ~
.
Author'S Note :
Uhmm.. halo..? Hehe, well akhirnya Rossa bisa update juga nih.. :)
Maka dari itu... khusus untuk para Readers Rossa tercintah, Rossa buatin Spesial Chapter yang udh ditunggu tungguin ;)
Btww, di Spesial Chapter kali ini tuhh bakal mengandung uhmm gore ? Atauu 18+ mungkin (?) Tp dikittt bangett ! Yah.. intinya itulah ya ! Dan maaf klo agak pendeckk :))
Oh iya, hampir lupa bilang..! Kalau di AU yg ini tuhh ada omegaverse nya yaa.. Kalian pada tau kan ya apa itu omegaverse ? ;))
Dan yah, enjoy~
.
♡ [You're MINE] ♡
.
Author P.O.V.
Kriett.. kriett...
*sfx : suara ranjang yang berderit*
"AH~!! H-Hopp..!! K-Kumohon..! H-Hentik--- AH~!!!" [Name] yang sudah lelah, hanya bisa memohon kepada Hopp a.k.a. Mr. Hopp untuk berhenti menggempurnya (?).
Dengan pencahayaan yang minim, diiringi dengan suara deritan ranjang yang telah menjadi saksi bisu hubungan panas antara kedua insan tersebut. [Name] yang posisi nya sebagai sang pihak bawah, atau yang biasa dibilang sang sub, hanya bisa terus mendesah lagi dan lagi dibawah tekanannya sang dom, a.k.a. Hopp.
"No I will not, Bunny~ This is what you get if you don't obey my orders." Hopp berbicara dengan nada beratnya yang khas, sambil terus melancarkan aksinya itu.
Mulai dari mencubit, menjilat, sampai menggigit put*ingnya [Name], sampai dengan terus menggempur (?) lubangnya [Name]. Entah sudah berapa jam dan berapa ronde mereka melakukan hal itu. Disisi lain, [Name] yang sudah lelah, merasa dirinya hanya ingin pingsan saja. Staminanya sudah hampir habis karena telah dipakai untuk bekerja.
Dan malah lanjut dipakai untuk melakukan oleh hal itu dengan Hopp yang staminanya bukan main besarnya, layaknya dirinya memiliki sebuah stamina monster.
'U-Ugh.. Sial..!! Kalau tau begini.. aku menyesal karena telah melanggar larangannya..!!!' Batin [Name] dengan perasaan sesal.
"*snap* A-AH..~!! H-Hopp..!! Henti--- Kan..~!!! Ah~! Ah~!!" [Name] hanya bisa terus mendesah dan mendesah. Dia sudah hampir menyerah, karena Hopp selalu tau dimana sweet spotnya berada, dan bisa langsung menggempurnya (?) ditempat yang tepat.
"Oho..~? Disini ya sweet spotmu~?" Ucap Hopp sambil menyeringai.
Dengan itu, selayaknya seorang monster, Hopp terus menggagahi [Name] tanpa henti. Sebelum itu, mari kita undur dulu menjadi dua bulan yang lalu.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Little Doll [Mr. Hopp's Playhouse 2 x M!Reader]
Fantasy[ H I A T U S ] ⚠️ WARNING !!! ⚠️ Bahasa kasar & Non-Baku Homophobic menjauh !!! Hanya cerita khayalan saya :) Original buatan saya !!! Slow Update ~ ______________________________________ ________________________________ ___________________________...
![My Little Doll [Mr. Hopp's Playhouse 2 x M!Reader]](https://img.wattpad.com/cover/290224605-64-k911058.jpg)