[Chapter 4] The Six

1K 138 41
                                        


Warning !!!

Cerita ini tidak ada sangkut pautnya dengan teori teori gamenya ! Ini hanya FF khayalan author. Author hanya meminjam tokohnya saja. Kemungkinan alur akan sedikit berubah ! Typo bertebaran~

Selamat membaca !
(*'▽`*)

.

Enjoy ~

.

Chapter Sebelumnya

"..Malam, Esther..." Gumam [Name] keapada Esther.

Esther yang mendengarnya, hanya tersenyum kecil. Kemudian, diapun ikut memejamkan matanya, dan ikut terlelap bersama [Name], menyusuri dunia mimpi yang akan menjadi mimpi buruknya bersama [Name].

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

[Name] P.O.V.

"---e]..!".

"--me]..!!".

"[NAME] !!" Ucap suara seseorang yang sedang memanggilku..?

"H-HUH ?!" Ucapku terkejut, dan langsung terbangun dari tidurku yang... lumayan nyenyak..?

"Syukurlah, akhirnya kamu sadar juga..!!" Ucap suara seseorang tersebut. Terdengar dari nadanya, bahwa sosok tersebut sedang mengkhawatirkanku.

Dan sepertinya, aku mengenali siapa pemilik dari suara tersebut. Untuk memastikannya, akupun mengucek ngucek mataku terlebih dahulu, agar penglihatanku menjadi lebih jelas. Saat sudah lebih jelas, akupun akhirnya bisa melihat sosok dari pemilik suara tersebut.

Dan ternyata, aku benar..!! Sosok dari pemilik suara tersebut, adalah Esther ! Dan... setelah melihat lihat kesekitar, sepertinya kami sudah masuk kedalam alam mimpi buruknya Esther! Terlihat sebuah ruangan.. atau kamar ? yang lumayan kosong, yang di dalamnya hanya terdapat beberapa barang. Seperti satu buah kasur, satu buah meja berlaci, dan beberapa bingkai foto yang terpajang di dinding ruangan tersebut.

Setelah selesai memindai sekitar dan mencerna apa yang sedang terjadi, akupun memutuskan untuk membuka percakapan. Tetapi belum juga aku mengatakam sesuatu, Esther sudah lebih dulu memotong kata kataku.

"[Name], kamu baik baik saja kan ? Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi, tetapi kita sedang berada di sebuah ruangan yang asing." Tanya dan ucap Esther kepadaku. Sepertinya, dia masih sangat khawatir kepadaku.

'Esther baik ya..' Batinku sambil tersenyum kecil.

"Ya.. aku baik. Terima kasih.. Esther... K-Kalau kamu ?" Balasku sambil tersenyum kecil kepada Esther. Tidak lupa, aku juga berterima kasih kepada Esther, karena dia sudah sangat peduli kepadaku.

*Blush*

"Manisnya.."

"??? Esther, ada apa..?" Tanyaku heran kepada Esther, sambil memiringkan kepalaku ke samping. Sepertinya, aku tadi sempat mendengar dia sedang mengatakan sesuatu..

"B-Bukan apa apa kok, [Name] !!" Ucapnya membantah secara tiba tiba. Entah mengapa, dia seperti sedang menyembunyikan sesuatu..

Belum sempat aku mengatakan sesuatu untuk bertanya kembali, aku sudah kembali dipotong oleh Esther yang sudah mulai berbicara duluan. Akhirnya, akupun memutuskan untuk diam saja terlebih dahulu.

My Little Doll [Mr. Hopp's Playhouse 2 x M!Reader]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang