Warning !!!
Cerita ini tidak ada sangkut pautnya dengan teori teori gamenya ! Ini hanya FF khayalan author. Author hanya meminjam tokohnya saja. Kemungkinan alur akan sedikit berubah ! Typo bertebaran~
Selamat membaca !
(*'▽`*)
.
Enjoy ~
.
Chapter Sebelumnya
Kemudian, dia segera pergi dari sana untuk kembali mencari keberadaan kedua temannya. Terutama [Name], orang yang dia sukai.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
[Name] P.O.V.
'Ugh..'
Aku sedikit meringis, karena merasakan bahwa kepalaku terasa sedikit pusing.
'Ugh.. apa yang terjadi..?' Aku berpikir sambil berusaha untuk kembali menstabilkan penglihatan dan pikiranku.
"Ah ! Teddy, akhirnya kau bangun juga !" Aku bisa mendengar suara seseorang ? yang terdengar agak berat dari arah sampingku.
Mendengar hal itu, aku segera menolehkan kepalaku ke arah disampingku. Aku melihat... sosoknya Miss--- Mr. Boo yang sedang dalam wujud demonoidnya..!! Aku sedikit terkejut dan tersentak ketika melihatnya. Tetapi setelahnya, aku kembali menjadi tenang dan mengerti situasi apa yang sedang aku alami.
'Aku... sedang diculik. Sial, sangat bagus. Huft..' Aku berbatin dengan agak sarkas, dan hanya bisa menghela nafas lelah dengan semua yang telah terjadi.
'Omong omong, siapa itu Teddy ?' Batinku kembali berpikir dengan heran.
"Teddy, kau pasti merasa sedikit serak. Ini, minum air dulu." Mr. Boo berucap sambil menyerahkan segelas air kepadaku.
'Ah.. jadi Teddy itu aku ya.. Dan mengapa dia berbuat baik kepadaku ya ??' Batinku dengan bingung.
Disaat aku sedang sibuk berpikir, tiba tiba saja Mr. Boo kembali memanggilku, membuatku tersentak dan kembali tersadar dari lamunanku.
"Teddy ? Kau disana ?" Tanya Mr. Boo kembali kepadaku, membuatku sedikit tersentak.
"A-Ah ! U-Uh.. ya.. terima kasih.." Aku menerima segelas air itu dengan sedikit ragu ragu. Takut takut kalau itu adalah sebuah jebakan atau lebih parahnya sebuah racun yang dimasukkan ke dalam sana.
Yah, mengingat kembali bahwa aku adalah seorang mantan pembunuh bayaran. Mungkin jika itu tubuhku yang dulu, dia akan masih bisa menahan racun tingkat biasa, hingga racun tingkat menengah. Tetapi... tubuhku yang sekarang, adalah tubuh anak kecil. Jadi, aku harus lebih waspada dengan area yang ada disekitarku.
"Hmm..? Mengapa kau tidak meminumnya Teddy ? Ah.. aku mengerti. Tenang saja, itu tidak beracun. Jadi kau bisa meminumnya Teddy." Mr. Boo yang sepertinya telah menyadari kewaspadaanku pun, memberitahu kanku bahwa itu (airnya) tidak beracun.
Akhirnya, dengan ragu ragu akupun meminumnya. Untuk baunya, itu tidak berbau seperti air biasa. Dan untuknya rasanya... untungnya itu tetap terasa seperti air biasa, yaitu tawar. Jadi benar, ini adalah air biasa. Akupun meminumnya dengan cepat dan langsung mengahabiskan nya. Yah, jujur aku sedang haus, jadi kebetulan tadi sangatlah menguntungkanku.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Little Doll [Mr. Hopp's Playhouse 2 x M!Reader]
Fantasia[ H I A T U S ] ⚠️ WARNING !!! ⚠️ Bahasa kasar & Non-Baku Homophobic menjauh !!! Hanya cerita khayalan saya :) Original buatan saya !!! Slow Update ~ ______________________________________ ________________________________ ___________________________...
![My Little Doll [Mr. Hopp's Playhouse 2 x M!Reader]](https://img.wattpad.com/cover/290224605-64-k911058.jpg)