Dua Puluh Sembilan

1.7K 110 8
                                        

***

"Jae! Itu bibir Lo kenapa? Kok bisa luka gitu?"

Rosie dengan mimik khawatirnya bertanya setelah melihat keadaan Jaehyun pagi ini. Pria itu tampak dengan luka disudut bibirnya, juga lebam dipipinya walaupun samar.

"Biasalah Sie, anak cowok." Jawabnya santai sembari mendudukan dirinya dikursi tepat disamping Rosie. Yah, mereka kini ada dikelas menunggu dosen.

Rosie menarik kursinya sedikit mendekat ketempat Jaehyun.

"Biasa apanya? Lo gak biasa yah kayak gini. Gue gak pernah liat Lo kayak gini sebelumnya." Rose masih khawatir.

"Yah, lagi apes aja gue." Ujar Jaehyun masih santai.

"Apes gimana? Lo kenapa? Jujur deh sama gue." Cecar Rosie.

Rosie tentu tau, luka-luka Jaehyun ini tidak mungkin karena ia jatuh dari motor atau kecelakaan lainnya. Itu lebih bisa disimpulkan luka karena habis dihajar orang.

"Gue abis dihajar sama tunangannya Nayeon."

"Nayeon? Maksud Lo kak Nayeon?" Pekik Rosie bingung. Jaehyun mengangguk mengiyakan.

"Kok bisa? Tunangannya kak Nayeon, gimana sih maksudnya. Kan Lo baru jadian sama dia Jae."

Jaehyun berdecak sebentar. Kesal sebenarnya jika mengingat kejadian itu.

"Dia gak serius sama gue Sie, dia udah punya tunangan. Karena tunangannya itu orang sibuk jadi dia mau jalan sama gue." Jelas Jaehyun.

"Ih jahat banget sih kak Nayeon. Terus kok bisa Lo dihajar sama tunangannya? Kalian ketemu gitu?"

Jaehyun mengangguk lagi.

"Gue sama Nayeon ke-gep Sie pas jalan kemarin."

Jaehyun pun menceritakan awal mula ia jalan dengan Nayeon ke Kafe dan tanpa sengaja bertemu tunangannya disana. Saat tunangannya itu melihat Jaehyun dan Nayeon, ia marah lalu menarik Nayeon dengan kasar. Jaehyun yang tidak tega melihat wanita diperlakukan kasar mencoba mencegah, tapi malah dia yang diberi pukulan oleh pria itu. Pria itu juga terus memakinya karena sudah berselingkuh dengan Nayeon. Jaehyun tak membalas saat itu karena ia memang merasa salah karena ia menjadi selingkuhan, walaupun ia tidak tau awalnya. Sampai Nayeon ditarik pergi oleh tunangannya itu Jaehyun masih tak berkutik.

Beberapa jam setelah kejadian di Kafe, Nayeon menelponnya menjelaskan semuanya lalu meminta maaf. Karena dasarnya Jaehyun tak suka berlarut-larut dalam masalah ia memaafkan Nayeon dan hubungan mereka berakhir.

Mendengar cerita Jaehyun, Rosie memandang iba sahabatnya itu. Ia merasa dunia itu gak adil, tidak sepantasnya orang sebaik Jaehyun diperlakukan seperti itu. Nayeon juga bisa-bisanya menjadikan Jaehyun pelampiasan karena tunangannya sibuk.

"Kesel banget gue sama kak Nayeon, muka aja cantik, polos, ramah gitu. Taunya kelakuan kek Dajjal." Rose benar-benar kesal.

"Udah Sie, gak apa-apa. Lagian udah selesai juga  masalah sama dia, gue udah maafin."

"Tapi emang Lo gak sakit hati digituin? Gue tau Lo suka banget sama kak Nayeon soalnya."

"Sakit sih, cuman yah mau gimana lagi. Belom jodohnya ini. Santai aja."

"Besok-besok Lo harus hati-hati kalo mau deketin cewek." Peringat Rosie.

"Iya deh iya, gue dengerin deh saran dari yang paling berpengalaman soal cinta." Ujar Jaehyun setengah meledek.

"Apaan sih."

Jaehyun terkekeh melihat ekspresi wajah Rosie saat ini.

"Oiya, kalo Lo sama Jungkook gimana? Belom baikan?" Tanya Jaehyun.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 26, 2022 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

FRIENDSHIP!!!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang