#KeynanMia
Dulu, Mia hanya gadis 13 tahun yang naif, jatuh cinta pada sepupunya, Keynan. Tapi perasaannya ditolak mentah-mentah, dan Keynan membuatnya yakin cinta itu hanya sebatas hubungan keluarga. "You're my cousin, Mia," katanya tegas, memisahka...
Mia turun dari mobil dan membuka gerbang. Wanita itu terkejut melihat Tristan yang tiba-tiba berdiri di belakang mobilnya.
"Hai tetangga."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Tristan? Ngagetin banget," Ini kalau Keynan tau dia ngobrol sama Tristan, bisa didiemin sebulan.
"Sorry, sorry," Tristan berdehem, "apa kabar?"
"Baik," Mia mendapati senyum di wajah pria itu, "kayaknya lagi happy."
Trsitan terkekeh, "iya. Akhirnya setelah sekian lama gue dapetin cewek yang gue mau."
Mia mengerjap, "bukannya dari dulu hobi gonta-ganti? Eh, mau masuk dulu? Kita bisa ngobrol di dalem."
"Nggak, nggak usah. Gue nggak bisa lama-lama juga."
Mia mengangguk.
"Gue dari dulu cari cewek yang tulus sama gue, itu alasan gue gonta-ganti. Namanya juga seleksi."
Mia mengendikkan bahu dengan tersenyum. Terserah apa kata Tristan, yang penting bukan Mia korbannya, "terus?"
"Terus... Gue mau ngadain tunangan." Tristan memasukkan tangannya kedalam saku.
"Glad to hear that. Gue di undang kan?"
"Rencananya gitu," kata Tristan, "kalau gue desain baju buat pernikahan nanti bisa?"
Mia menggaruk alisnya, "jujur. Gue lagi banyak job. Tapi gue usahain."
Tristan tersenyum lebar, "kabar-kabari kalau lo ada waktu kosong, ada beberapa model yang jadi dream dress cewek gue. Gue mau wujudin apa yang dia pengen."
Mia membalas senyum itu tapi tak menyangkal jika ada rasa iri dalam hatinya. Kebanyakan perempuan mendapatkan lelaki tulus bahkan sekelas Tristan yang memanfaatkan kekayaan untuk berganti wanita pun akhirnya luluh dengan satu gadis yang sangat dicintainya.
Apa Mia tidak layak dicintai?
"Lo... Serius sama dia?" Tanya Mia sedikit tak percaya.
Tristan mengangguk yakin, "dia udah lulus uji."
Mia terkekeh, "bisa gitu."
"Banyak cewek yang suka sama gue dari uang aja. Mereka tau gue kaya, mereka suka. Sedangkan gue benci cinta nggak tulus."
Mia mengangguk ikut setuju.
"Selama ini gue gonta-ganti cewek bukan tanpa alasan. Gue nggak pernah berbuat aneh-aneh. Selama mereka ada di rumah gue, tugas gue cuma nunjukin segala sisi buruk gue yang buat gue tau, mereka bisa nerima gue apa adanya atau enggak," kata Tristan, "karena se banyak apapun harta yang gue miliki, gue juga punya sisi buruk. No one is perfect."