4

585 51 3
                                        

HappyReading💌




Mia sudah siap dengan setelan putih dan rambut di ikat ke atas. Wanita itu menikmati donat dan kopi paginya sambil menunggu Keynan datang.

Hari libur kali ini, mereka telah berencana untuk mengunjungi sebuah wahana viral yang beberapa hari lalu sempat mereka bicarakan.

Ting tong!

Mia tersenyum lalu beranjak membuka pintu.

"Kan udah gue kasih kunci-" ucapan Mia terhenti menatap Nadia yang juga ikut di belakang Keynan, "oh.. Hai, Nad."

Pria itu masuk tanpa disuruh.

"Gue harus ke bandung," ujar Keynan, "ada kerjaan mendadak."

"Oh," Mia melirik Keynan dan Nadia bergantian.

"That's okay, right?" Keynan menunduk menatap Mia memastikan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"That's okay, right?" Keynan menunduk menatap Mia memastikan.

Sebenarnya Mia sedikit kecewa. Ia tersenyum, "it's totally fine. Kerjaan lebih penting."

"Lo bisa belanja kalau mau," Keynan menyerahkan kartu debit unlimited miliknya, "biar nggak bosen."

Mia menggeleng mendorong kartu itu, "No. Gue ke butik aja."

"Okay," Keynan memasukkan kedua tangan kedalam saku, "kabarin kalau butuh sesuatu."

Mia mengekori Keynan yang keluar dari rumah lalu menutup pintu dengan helaan nafas. Dia gadis dewasa berusia 27 tahun yang seharusnya tidak kecewa akan hal kecil seperti ini.

Namun kalau boleh jujur, Mia kesepian...

Daman-sepupunya, di Bali. Sila dan Rio pindah ke luar Negri. Keynan sibuk dengan kerjaan.

Ternyata menjadi dewasa se membosankan ini.

Gadis itu melihat ke jendela mendapati Tristan dengan gadisnya masuk kedalam rumah. Rupanya itu gadis yang Ia ceritakan kemarin. Mia mengernyit merasa tidak asing dengan siluet gadis itu.

Apa cuma kebetulan mirip?

Mia jadi ingat nama aplikasi dating yang Tristan beritahu kemarin. Crushify.

"Apa download aja?" Mia mengetukkan ponselnya di tangan, "iya download!"

Tidak peduli dengan Keynan yang akan marah jika mengetahuinya. Mia bisa menyimpan rahasianya dengan baik.

Tak butuh waktu lama aplikasi itu terinstal dan Mia segera membukanya.

'Jangan pakai nama asli. Jangan pakai foto asli. Nyamar aja. Buat diri lo nyaman.'

Itu petuah Tristan yang Mia ikuti hari ini.

"Nama Profil? Mio," gumam Mia lalu terkekeh sendiri mengingatkan betapa bocah nya dia, "bodo. Yang penting mereka nggak tau siapa gue."

Cousin ZoneTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang