bagian 4

27 3 0
                                        

Hari  ini  adalah  hari  dimana  pernikahan  Arsey dan Arkan di laksanakan . Arsey  yang  sudah  rapih dengan gaunnya pun di tuntun menuju meja akad , setelah sampai meja akad Arsey pun duduk di samping Arkan calon suaminya .
"Untuk mempersingkat waktu kita mulai saja ijab kabul nya " kata  ayah Arsey  kepada  Arkan .
Arkan menganggukan kepala dengan seraya tersenyum .
"Saudara  Arkana  dylan  mahardika saputra  bin  dylan mahardika saputra   , saya  nikahkan  dan  saya kawinkan  engkau  dengan  anak saya yang  bernama  Arsey liana kartina dirgantara   dengan  mas  kawinnya berupa  uang  sebesar  1 juta rupiah   di  bayar tunai " kata  ayah  Arsey  sambil menjabat  tangan Arkan
"Saya  terima  nikahnya  dan  kawinnya Arsey liana kartina   binti  anggra  wijaya  dirgantara  dengan  mas kawinnya  tersebut di  bayar  tunai . " kata  Arkan  dengan  suara lantang  dan menjabat tangan  mertuanya itu .
"Gimana para saksi sah?" tanya  angga ayah  Arsey  kepada  para  tamu  undangan .
'Sah' kata  semua para tamu undangan .
Setelah  acara  ijab  kalbu selesai , para  tamu  undangan pun  di  persilahkan  untuk  makan dan minum .
"Inget  gue  nikahin  lo karena perjodohan bukan cinta faham?"  tanya Arkan  kepada  Arsey .
"Iya  gue  faham "  jawab  Arsey  kepada  Arkan .
"Bagus " kata Arkan kepada Arsey .
Saat  para  tamu  sedang  makan , tiba - tiba  ada   seorang  laki - laki  yang  masuk  ke  dalam  acara  pernikahan  Arsey dan Arkan . Beberapa  pertanyaan pun  muncul  dari  para  tamu  undangan .
"Perkenalkan  saya  Evan  mahardika saputra  anak  pertama  dari  pasangan  suami  istri  yaitu  Dylan mahardika saputra dan Ginaya  saputri abrelia . " kata  laki - laki  tersebut .
Sedikit  info  kenapa  Evan  baru  muncul  sekarang  , karena  dia  pergi  ke luar  negeri  selama 1  tahun . Makannya  baru  muncul ,  oke - oke  back to  certita .
𝘌𝘷𝘢𝘯?  𝘬𝘰𝘬  𝘯𝘢𝘮𝘢  𝘱𝘢𝘯𝘫𝘢𝘯𝘨𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘬𝘢𝘺𝘢 𝘌𝘷𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘯𝘵𝘢𝘯 𝘨𝘶𝘦? 𝘑𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 - 𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 .
Pikiran  Arsey  pun  kacau , kerena  sejatinya  Arsey  ingin  menikah  dengan Evan  bukan Arkan .
Setelah  memperkenalkan diri , Evan  pun  berjalan  menuju  ke  atas  pelaminan . Setelah  berada  di  atas  pelaminan  , Evan  pun  langsung  nenyalimi  pengantin  wanita  .
"Selamat  menempuh  hidup  baru  Sey , bahagia  terus  ya  sama  adek  gue . Jadi  istri  yang  baik , taat  sama suami . Sorry  gue  telat  balik  ke  indonesia untuk  nikahin  lo , janji  bakal  bahagia  terus walau  bukan sama gue  ."kata  Evan  membisikan  telinga  Arsey  dan  melepaskan  pelukan eratnya , langsung  beralih  kepada  pengantin  pria .
Setelah  mendengar bisikan itu Arsey  pun  meneteskan  air mata .
𝘎𝘶𝘦  𝘦𝘯𝘨𝘨𝘢  𝘫𝘢𝘯𝘫𝘪  𝘝𝘢𝘯 ,  𝘢𝘥𝘦𝘬  𝘭𝘰  𝘯𝘪𝘬𝘢𝘩𝘪𝘯  𝘨𝘶𝘦  𝘢𝘫𝘢  𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢  𝘱𝘦𝘳𝘫𝘰𝘥𝘰𝘩𝘢𝘯 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 . 𝘒𝘢𝘵𝘢  𝘈𝘳𝘴𝘦𝘺  𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮  𝘩𝘢𝘵𝘪 .
Evan  pun  berhadap - hadapan  dengan sang  adek , tanpa  berlama  - lama .Evan  pun  memeluk  sang  adek .
"Inget  kalau  sampai  lo  apa - apain  istri  lo  sendiri  apa  lagi  lo  telantarin  , gue  engga  akan  segan  ngusir  dan nonjokin   lo  faham."
"Dan inget  Arsey  bakal  punya  gue  selamanya ." kata  Evan berbisik  di  telinga  Arkan  sang  adek .
Arkan  yang  mendegar  hal  itu  kaget  dan  tidak  bisa  berkata - kata apa pun
Setelah  berbicara  seperti  itu , Evan  melepaskan pelukan  dari  sang  adek dan turun  dari  pelaminan ,  pergi  menjauh  dari  kedua  mempelai . Arsey  yang  melihat  Evan  pun  merasa  bersalah  atas perjodohan ini .
Sekian   dari    author
Jangan   lupa   comen   dan   vote

TAKDIR ARSEY Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang