Pagi hari pun tiba , Arsey pun langsung bangun dan mandi , selesai mandi . Arsey pun mengganti pakaiannya , Arsey yang melihat suaminya masih tertidur pulas pun tidak membangunkan . Arsey lalu keluar kamar dan menutup pintu kamar , setelah menutup pintu kamarnya . Arsey pun langsung pergi menuju dapur , sesampainya di dapur . Arsey melihat Lauren berada di sana yang sedang kebingungan dan cemas , Arsey pun menghampirinya .
"Kenapa nyariin mas Arkan?" Tanya Arsey kepada Lauren .
"Iya , kok mba Arsey tau" jawab Lauren kepada Arsey .
"Tau lah , kalau mau ketemu mas Arkan . Ada di kamar mba , masih tidur" kata Arsey kepada Lauren .
"Oke mba , makasih" kata Lauren kepada Arsey .
Setelah perbincangan singkat ini . Arsey pun memasak , sementara Lauren membangunkan Arkan . Setelah Lauren membangunkan Arkan dan menunggu Arkan mandi , Lauren dan Arkan pun menuju dapur . Sesampainya di dapur , Arkan melihat istri pertamanya menyiapkan makanan .
"Pagi - pagi udah gandengan tangan aja , ini rumah bukan jalanan . Engga akan gue ambil juga , lagian masih ada Evan yang perhatian sama gue" kata Arsey sengaja membuat suaminya cemburu .
Lauren yang mendengar itu senang , namun berbeda dengan Arkan . Arkan yang mendengar itu menahan cemburu . Selesai mereka sarapan bersama , Arsey pergi dahulu meninggalkan dapur dan menyisakan Arkan dan Lauren . Arkan yang melihat itu berniat mengejar Arsey tapi tidak bisa karena tangannya terus di genggam oleh istri keduanya .
Arsey yang berada di kamar sedang bermain ponsel , saat bermain ponsel . Tiba - tiba ada notif chat dari Evan , Arsey pun membuka notif tersebut .
Evan
Online
Evan
Sey sibuk engga hari ini?
Arsey
Engga , kenapa?
Evan
Jalan yo , sekalian ketemu Calvin
Arsey
Calvin temen kamu?
Evan
Iya , nanti gue jemput
Arsey
Oke deh , sekalian beli cilok ya
Evan
Iya , see you cantik
Arsey
See you too
Setelah chattingan , Arsey pun meletakan ponselnya dan bermain dengan dede bayi yang ada di dalan perutnya . Arsey yang melihat suaminya dari luar jendela kaget , Arsey pun memutuskan keluar kamar .
"Kenapa mas?" Tanya Arsey heran .
"Pasti habis chattingan sama Evan kan?" Tanya Arkan kepada Arsey .
"Iya mas , dia ngajak jalan sekalian aku beli cilok" jawab Arkan kepada Arsey .
"Kenapa engga bilang mas kalau mau beli cilok" kata Arkan kepada Arsey .
"Emang mas peduli apa tentang aku? Mas tau kalau aku hamil . Tapi apa mas engga ada sedikit perhatian buat darah daging mas sendiri , aku minta beliin kebab aja mas engga mau . Mas malah beli duren pesenan Lauren , dan mas tau pada akhirnya yang beliin aku kebab siapa? Evan mas , abang kamu" kata Arsey menahan emosi dan air mata .
'Plak'
Satu tamparan yang di berikan Arkan mendarat ke pipi Arsey .
"Kata siapa mas seperti itu Arsey liana kartina!!!" Kata Arkan dengan emosi .
"Kata siapa? KATA AKU MAS , APA PERLU AKU CERITAIN DARI AWAL . OKE FINE AKU CERITAIN DARI AWAL!!" Kata Arkan tidak kalah emosi dan meneteskan air mata .
Flashback on
Malam hari tiba , Arsey yang melihat suaminya pun menghampiri suaminya .
"Mas mau kemana?" Tanya Arsey heran .
"Mau keluar sebentar" jawab Arkan kepada Arsey .
"Aku nitip kebab mas , aku lagi pengen kebab" kata Arsey kepada Arkan .
Arkan yang mendengar itu langsung pergi tanpa memperdulikan Arsey . Beberapa menit kemudian , Arkan pun pulang dan mermakirkan mobilnya . Arsey yang melihat itu senang , saat Arkan masuk ke dalam rumah . Bukan menghampiri Arsey tetapi langsung menghampiri Lauren .
"Mas kok cuma beli durian? Kebab aku mana? Mas engga lupa kan" kata Arsey kepada Arkan .
"Maaf Sey mas cuma beli durian , ini titipan Lauren . Kebab kamu lupa mas beli" kata Arkan kepada Arsey .
"Jahat kamu mas , giliran titipan istri kedua kamu aja engga lupa . Tapi titipan istri sah lupa" kata Arsey meninggalkan Arkan dan masuk ke kamar . Arsey yang masih ingin kebab pun hanya tersenyum . Tiba - tiba saja ada notif dari Evan .
KAMU SEDANG MEMBACA
TAKDIR ARSEY
Non-FictionKisah ini bermula pada seorang laki - laki dan perempuan yang di jodohkan oleh orang tuanya , laki - laki itu adalah Arkana orang - orang memanggilnya Arkan dan perempuan itu adalah Arsey . Laki - laki itu ternyata su...
