Sore hari pun tiba , Arkan dan Lauren pun sampai di rumah yang di tempati istri pertamanya . Saat masuk ke rumah , Arkan melihat istri pertamanya sedang berduan dengan laki - laki lain . Lauren yang tau pun memanas - manaskan Arkan .
"Mas liat istri pertama kamu enak - enakan selingkuh" kata Lauren kepada Arkan .
"Biarin aja sayang , yok masuk" kata Arkan kepada istri keduanya .
Arsey yang melihat itu langsung beranjak dari tempat duduk dan langsung menampar Lauren .
"Dasar pelakor engga tau diri" kata Arsey menjambak rambut Lauren .
"Sakit" kata Lauren saat rambutnya di jambak .
Arkan yang mengetahui itu langsung mendorong istri pertamanya hingga terjatuh ke lantai . Alden yang mengetahui itu langsung menghapiri Arsey dan membantunya berdiri lagi , Arkan yang melihat itu pun langsung merasa menjijikan .
"Oh jadi lo selingkuhan istri pertama gue" kata Arkan kepada laki - laki tersebut .
"Bukannya lo yang selingkuh ya Arkana Dylan Mahardika Saputra" kata laki - laki kepada Arkan .
"Maksud lo apa?! , gue engga selingkuh!!!" Kata Arkan merasa kesal dengan laki - laki itu .
"Bukannnya yang di belakang lo istri kedua lo kan , berarti lo selingkuh dong" kata laki - laki tersebut kepada Arkan .
Arkan yang mengetahui itu pun kaget , dan merasa heran . Dari mana laki - laki ini tau .
Beberapa jam kemudian pun hening menyeliputi ruang tamu , setelah beberapa jam keheningan menyeliputi . Laki - laki tersebut membuka suara untuk memecahkan keheningan .
"Kalau lo mau tau siapa gue , gue bakal kenalin nama gue ke lo . Kenalin gue Alden Bramasta Senjaya , yang dulunya ngajar di SMPN Pelita Bangsa . Dan Arsey salah satu murid gue di SMP itu sekaligus adek gue , jadi engga salahkan gue jagain murid sekaligus adek gue? Bukannya itu tugas seorang guru dan seorang kakak? Bukan kaya lo yang ninggalin istri sah lo demi istri kedua lo , iya kan Arkana Dylan Mahardika Saputra" kata kak Alden kepada Arkan .
Arkan yang mengetahui itu terdiam dan langsung menelan salivanya .
"Kenapa lo diam aja? Takut? Tadi perasaan berani kok sekarang diam aja" kata kak Alden kepada Arkan .
"Diam lo , engga usah ikut campur rumah tangga gue dan Arsey" kata Arkan kepada kak Alden .
"Oke , tapi kalau lo apa - apain murid gue sekaligus adek gue . Engga segan - segan gue nampar lo , dan inget kalau lo engga cinta sama adek gue lagi balikin dia ke orang tuanya atau engga balikin ke gue . Faham engga lo" kata kak Alden membisikan telinga Arkan .
Arkan yang muak pun menarik istri keduanya pergi dari ruang tamu menuju kamar Arkan .
"Inget tahta tertinggi masih istri sah!!" Kata kak Alden dengan suara lantang .
Arsey mengetahui emosi kak Alden tidak stabil pun langsung menenangkannya .
"Kak udah ya , kasian mas Arkan" kata Arsey kepada kak Alden .
"Kasian? Buat apa dek kasian sama dia , sekarang kakak tanya sama kamu . Dia nikah lagi minta izin engga sama kamu , mikirin perasaan kamu engga sebagai istri sahnya? Enggakan jadi buat kamu kasian sama orang kaya dia , kakak cuma engga mau kamu sakit hati sama dia dek . Ayah kamu aja menjaga kamu
sebaik - baiknya , bahkan dia engga mau anak perempuan satu - satunya tersakiti . Tapi apa dia yang cuma pengganti ayahmu malah nyakitin hati kamu dengan cara nikah lagi dengan wanita lain" kata kak Alden kepada Arsey .
Arsey yang mendegar perkataan yang keluar dari mulut kak Alden pun meneteskan air mata . Alden yang mengetahui Arsey meneteskan air mata pun langsung memeluk Arsey dan mengelus - elus rambutnya .
Sekian dari author
Jangan lupa comen dan vote
KAMU SEDANG MEMBACA
TAKDIR ARSEY
Non-FictionKisah ini bermula pada seorang laki - laki dan perempuan yang di jodohkan oleh orang tuanya , laki - laki itu adalah Arkana orang - orang memanggilnya Arkan dan perempuan itu adalah Arsey . Laki - laki itu ternyata su...
