Rahagi 09.30
—Mahveen Aisy
beterbangan di
pekarangan rumahku
sewaktu embun berjatuhan
sekumpul kinjeng
seperti bianglala yang berwarna-warni
merah, biru, hitam dan lainnya
sepasang sayapnya mengepak
menarik perhatian juvenil
yang bermain di ujung daun berembun
dia kesan
yang tidak terbunuh
menjadi seolah terbunuh
sudah tidak autentik
dan
titah rancumu mampu
ubah embun menjadi terik
abu-abu di tengah 09.30
22/09/22
KAMU SEDANG MEMBACA
Aksara Berdansa.
PoetryHanya sekumpulan puisi gabut. Karya yang masih perlu banyak revisi, baik dari tata penulisan, salah ketik, dan lainnya. ~ sebelum mulai membacaku, simak sebentar sedikit cara untuk menikmatiku ... baca aku dengan keadaan apa pun, ikuti kata hatimu...
