Spirit
—Mahveen Aisy
cahaya remang-remang membalut;
bilik kamarku yang dipenuhi kenangan
dentuman terdengar
rengek renggang sang penghuni
berdeham pilu samar-samar
derap langkah berjinjit
bunyi-bunyi kayu usang
menjelma suasana
menjelang waktu tidur sang penunggu
menunggang kabut
napas dalam-dalam terembus
lirih terdengar pekat
perlahan-lahan satu demi satu terjadi
ada kalanya ini menjadi perjalanan
berakhir tanpa alur
hentak hentikan suasana
dekap sesak nestapa bergilir
semua terasa kosong
sesungguhnya, seutuhnya adalah;
kami yang bergerak tanpa rotasi dunia lain
laksamana muda berdalih
akan ada timangan yang menangis
meringis dengan beringas
Balikpapan, 16 Juli 2022
KAMU SEDANG MEMBACA
Aksara Berdansa.
PoetryHanya sekumpulan puisi gabut. Karya yang masih perlu banyak revisi, baik dari tata penulisan, salah ketik, dan lainnya. ~ sebelum mulai membacaku, simak sebentar sedikit cara untuk menikmatiku ... baca aku dengan keadaan apa pun, ikuti kata hatimu...
