Rasa Samar yang Menggema
—Mahveen Aisy
jika aku
guratkan dengan tumpul
yang terpancar adalah memar
inilah rasa yang direnggut masa
hingga jiwa sudah usai menerima sayat
dan petaka bukan lagi menayangkan luka
lalu jika aku
guratkan dengan tajam
tidak akan mampu membendung memar
sesekali kemauanku dipenuhi;
serpihan yang harus membercak
andam karam
rasa ragu beriringan nekat sesaat
gelisah, resah, rusuh, menyatu
dalam satu bagian waktu
serangan ini serangkai
datang tanpa kutentukan
aku sangat merasa terkutuk
keadaan sungguh menguras energi
sesak menyerang
bersamaan dengan dengung
saat seperti ini
tenang begitu sulit dampingi
entah sejak kapan ini terjadi
aku masih belum usai menyelisihi
Balikpapan, 10 Oktober 2022
KAMU SEDANG MEMBACA
Aksara Berdansa.
PoesíaHanya sekumpulan puisi gabut. Karya yang masih perlu banyak revisi, baik dari tata penulisan, salah ketik, dan lainnya. ~ sebelum mulai membacaku, simak sebentar sedikit cara untuk menikmatiku ... baca aku dengan keadaan apa pun, ikuti kata hatimu...
