—Mahveen Aisy
Diriku sering bermonolog
Tentang apa yang akan terjadi malam nanti
Ketika kesadaranku direnggut bunga tidur
Ini sangat menakutkan
Karena, bahkan sebelum terlelap pun aku sudah gelap
Namun, awan hitam itu, sanggup membawa hampa
Malam, kulalui tanpa bunga tidur
Menjemput ke arah, di mana dataran berada
Bermain-main di atas angin
Dijerumuskan oleh cahaya menipu
Di antara biru, ada abu yang menggebu-gebu
Samarnya, semakin jelas akan suram
Di bawah langit Tuhan, 08 Februari 2022.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aksara Berdansa.
PuisiHanya sekumpulan puisi gabut. Karya yang masih perlu banyak revisi, baik dari tata penulisan, salah ketik, dan lainnya. ~ sebelum mulai membacaku, simak sebentar sedikit cara untuk menikmatiku ... baca aku dengan keadaan apa pun, ikuti kata hatimu...
