13. Flowers Delivery

8.9K 503 1
                                        

__ Angel : sweet but dangerous__

Genre : Fiksi Remaja

Created by ; Strawbbabiess_x

Created by ; Strawbbabiess_x

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Happy Reading

Sepulang sekolah, Angel langsung masuk ke kamarnya. Entah kenapa, hari ini terasa begitu melelahkan. Padahal ia tidak melakukan aktivitas berat, tapi tubuhnya seperti kehilangan tenaga.

Ia menjatuhkan diri ke kasur sebentar sebelum akhirnya bangkit menuju kamar mandi. Badannya lengket dan lengah, perlu disegarkan. Setelah mandi, Angel melangkah ke walk in closet, memilih pakaian santai yang nyaman.

Begitu merasa cukup rapi, ia duduk di meja rias. Tangannya sibuk mengoleskan skincare, sedikit lip tint di bibir pucatnya, lalu meraih hair dryer untuk mengeringkan rambut. Namun belum sempat dinyalakan, terdengar ketukan dari arah pintu.

Angel menoleh malas. Saat dibuka, Laras—mommy-nya—sudah berdiri sambil tersenyum lebar seperti sedang merencanakan sesuatu.

“Kenapa senyum-senyum nggak jelas?” tanya Angel curiga.

Laras masuk tanpa permisi, duduk di kasur queen size milik putrinya, lalu menepuk sisi kasur, menyuruh Angel ikut duduk.

Angel menghela napas panjang. Mau tak mau ia duduk di sebelah sang mommy.

“Mommy mau bicara sebentar.” Laras menatapnya sambil menggenggam tangan Angel.

“Bicara apa lagi?” Angel menukikkan alis.

“Ada teman Mommy yang pesan bunga. Tapi nggak ada yang nganterin. Kamu mau kan anterin?”

Angel spontan menggeleng. “Aku lagi males, Mom. Suruh aja supir.”

Laras langsung manyun, memukul lengan Angel pelan. “Kamu tuh, kerjaan males mulu. Mommy jarang banget minta tolong, sekali ini doang. Ayolah.”

Angel menutup wajah dengan satu tangan. “Hari ini aku beneran lagi males.”

Tapi Laras tidak menyerah. Ia menarik tangan putrinya dengan tatapan tajam. “Sekali aja nurut. Ya?”

Angel mendesah pasrah. “Iya-iya. Aku siap-siap sekarang.”

Senyum kemenangan merekah di wajah Laras. Ia keluar kamar dengan langkah ringan, meninggalkan Angel yang masih merutuk pelan di walk in closet.

Beberapa menit kemudian, Angel turun ke lantai bawah. Laras sudah menunggu dengan seikat bunga mawar merah yang cukup besar.

“Wajah kamu lesu banget, mau Mommy cuci sekalian?” goda Laras.

Angel hanya memutar bola mata, menerima bunga itu dengan malas. “Ini aja kan? Nggak ada tambahan?”

Angel : Sweet But DangerousCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang