19. Tatapan Yang Mengikat

7.1K 410 3
                                        

__ Angel : sweet but dangerous__

Genre : Fiksi Remaja

Created by ; Strawbbabiess_x

Created by ; Strawbbabiess_x

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Happy Reading

Angel menepis kasar tangan Raga dari pergelangan tangannya. Tatapannya tajam menusuk, seolah ingin menelan habis sosok di hadapannya.

“Jangan pernah sentuh gue lagi.” Suaranya datar, tapi penuh tekanan.

Raga hanya terkekeh kecil. Senyum miringnya masih menghiasi wajah. “Lo masih sama seperti dulu… dingin dan penuh jarak.”

Angel mengabaikannya. Ia membuka pintu mobil, berniat masuk, namun langkah Raga lebih cepat. Laki-laki itu menahan pintu dengan bahunya, membuat Angel terpaksa menoleh lagi.

“Lo maunya apa, Raga?” Angel mendesis.

Tatapan Raga menusuk balik. “Cuma pengen bilang, ternyata dunia ini kecil ya. Kita dipertemukan lagi… di tempat yang sama sekali nggak gue duga.”

Angel menghela napas panjang. “Kebetulan. Dan jangan harap gue senang ketemu lo lagi.”

Hening sejenak. Angin sore berhembus, membawa aroma bensin dan suara riuh parkiran.

Raga menunduk sedikit, senyum samar masih bertengger di bibirnya. “Kalau begitu, gue akan bikin lo terbiasa lagi sama keberadaan gue.”

Seketika, Angel merasa darahnya berdesir tak nyaman. Sebelum ia sempat membalas, suara nyaring memecah ketegangan.

“Angel! Buruan, kita udah nungguin!” Semi melambai dari mobilnya bersama Hana dan yang lain.

Kesempatan itu dimanfaatkan Angel. Ia mendorong bahu Raga cukup keras, lalu masuk ke mobil tanpa menoleh lagi. Pintu tertutup rapat.

Raga hanya berdiri di tempat, menatap mobil Angel yang melaju meninggalkan area parkir. Senyum menyeringai kembali muncul, kali ini lebih dalam, seolah menyimpan rahasia.

“Lari sejauh apa pun, Angel… lo nggak akan bisa lepas dari gue,” gumamnya.

Dari kejauhan, Xavier memperhatikan interaksi singkat itu. Rahangnya mengeras, tangan terkepal tanpa sadar.

“Gue nggak suka tatapan cowok itu ke Angel,” ucapnya dingin.

Rafa yang berdiri di sampingnya mengangguk. “Jelas-jelas dia punya maksud. Dan gue rasa, nggak sekadar pindah sekolah doang.”

Xavier tidak menjawab. Pandangannya tetap terarah ke arah mobil Angel yang semakin jauh. Hatinya bergejolak, antara marah dan resah.

“Kalau dia berani macem-macem sama Angel…” suaranya hampir seperti bisikan, tapi penuh ancaman. “…gue sendiri yang turun tangan.”

Angel : Sweet But DangerousCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang