14. Collision Course

8.4K 510 15
                                        

__ Angel : sweet but dangerous__

Genre : Fiksi Remaja

Created by ; Strawbbabiess_x

Created by ; Strawbbabiess_x

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Happy Reading

Laras hanya menggeleng. Putrinya benar-benar cerminan dirinya di masa muda, sama-sama suka bangun siang dan sering terlambat.

Beberapa menit kemudian, Lamborghini hitam milik Angel sudah berhenti di depan gerbang SMA Antariksa. Sayangnya, gerbang telah tertutup rapat. Angel mendesah. Mau tak mau, ia harus mencari jalan lain.

Ia memutar mobil menuju belakang sekolah, memarkir asal, lalu turun dengan tas di punggung. Matanya menatap tembok putih yang menjulang tinggi.

“Ya Tuhan… tinggi banget,” gumamnya. Pandangannya lalu jatuh pada pohon rindang di samping tembok. Senyum tipis terbit di wajahnya. “Oke, kayaknya gue harus manjat ini.”

Angel mengencangkan posisi tasnya, lalu mulai memanjat dengan hati-hati.

Namun langkahnya terhenti saat suara bariton yang familiar terdengar dari bawah. “Lo lagi ngapain di atas?”

Angel menoleh kaget. “Xavier?!”

Laki-laki itu berdiri dengan kedua tangan di saku celana, ekspresi datarnya justru membuat Angel semakin jengkel. “Ngapain lo ada di sini?!”

Xavier mengangkat alis, terkekeh pelan. “Harusnya gue yang nanya. Manjat pohon pagi-pagi gini? Mau jadi Tarzan?”

“Mulut lo!” Angel mendelik. “Gue telat, makanya harus lewat sini. Urusan gue!”

Alih-alih membantu, Xavier berjalan santai ke arah warung kecil. Ia menarik sebuah tangga besi dan menaruhnya tepat di tembok. “Masih ada tangga, ngapain manjat pohon?”

Angel membeku. Bagaimana mungkin dia tidak sadar ada tangga di sana? Malunya bukan main.

“Anjir…” ia mengumpat pelan.

“Lo masih mau di atas?” tanya Xavier.

“Iya iya, gue turun! Minggir, nanti lo ngintip lagi.”

Xavier berdecak malas, tapi tetap memutar badan membelakanginya.

Setelah Angel turun dengan susah payah, ia menepuk bahu Xavier. “Lo duluan naik.”

“Ladies first..”

“Enggak. Lo aja.”

“Lo dulu.” Xavier tetap keras kepala.

Angel menggigit bibir. Ketinggian memang salah satu ketakutannya. “Gue… gue takut, oke? Lo aja duluan.”

Xavier akhirnya melepas seragamnya, hanya menyisakan kaos hitam. Ia lalu mengikatkan seragam itu di pinggang Angel. “Biar aman. Udah, naik.”

Angel : Sweet But DangerousCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang