15. Butterfly

8.3K 478 1
                                        

__ Angel : sweet but dangerous__

Genre : Fiksi Remaja

Created by ; Strawbbabiess_x

Created by ; Strawbbabiess_x

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Happy Reading

Angel terdiam, matanya membulat, seolah kalimat Xavier barusan berhasil merobek semua benteng pertahanan yang ia bangun.

“Apa maksud lo… ngomong gitu?” suaranya bergetar, meski ia berusaha terdengar tegas.

Xavier tidak menjawab langsung. Ia hanya menatap Angel lama, pandangan matanya dalam, seakan berusaha membaca isi hati gadis itu. Senyum tipisnya muncul lagi, kali ini tanpa nada mengejek.

“Jawab aja,” ucap Xavier pelan. “Lo bakal keberatan?”

Angel menggertakkan giginya, lalu menoleh cepat, menghindari tatapan itu. Pipi gadis itu memanas, antara marah dan malu. “Ya jelas keberatan lah! Gue sama lo? Ngaco! Gue nggak bakal mau!”

Xavier mendekat selangkah, membuat Angel semakin mundur hingga punggungnya menempel pada dinding dingin lorong. Degup jantungnya makin kencang.

“Lo beneran yakin sama jawaban lo?” bisik Xavier rendah, nyaris membuat bulu kuduk Angel berdiri.

“Gue…” Angel kehilangan kata-kata. Dadanya naik-turun, otaknya sibuk mencari alasan. “Gue… nggak suka sama lo. Titik!”

Hening beberapa detik. Xavier menatapnya lekat-lekat, seolah mencari kebohongan di balik ucapan itu.

Lalu, tanpa peringatan, ia terkekeh kecil, nada suaranya ringan. “Kalau gitu, kenapa lo kelihatan gugup banget sekarang?”

Angel terbelalak. “Lo—lo mimpi kali ya? Siapa juga yang gugup?!” Ia berusaha menutupi wajahnya dengan menoleh ke samping.

Namun Xavier hanya menggeleng pelan, masih dengan senyum samar yang entah kenapa membuat Angel semakin salah tingkah.

“Lo emang suka ngelawan, tapi jujur aja, Angel… gue nggak keberatan kalau gosip itu bener.”

Angel terdiam, matanya membesar. Kata-kata itu menancap begitu dalam, membuatnya tak mampu berkata-kata.

Angel menoleh perlahan, menatap Xavier yang kini berdiri begitu dekat. Sorot mata laki-laki itu tidak lagi dingin seperti biasanya, melainkan hangat, serius, seakan benar-benar terpesona.

Jantung Angel berdegup tak karuan. Untuk pertama kalinya, ia merasa tatapan itu mampu menembus semua lapisan sarkasme dan keras kepalanya.

Tanpa sadar, bibirnya membentuk senyuman tipis. “Don’t say something cheesy like that, Xavier…” ucapnya pelan, berusaha menutupi rasa gugup yang mendadak menyerang.

Xavier hanya tersenyum samar, tidak membalas kata-kata Angel, tapi juga tidak melepaskan tatapannya.

Dan di bawah cahaya matahari yang perlahan turun ke bawah permukaan bumi, kupu-kupu itu mengepakkan sayapnya, terbang tinggi ke langit—seolah menjadi pertanda, sesuatu yang baru tengah bermula.

Angel : Sweet But DangerousCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang