Hai milea apa kabar?
Terakhir kali ku lihat, kau semakin pandai menutupi rasa sakitnya. Jadi kapan kita akan bertemu?Ceritakan lagi tentang dilan, si patah hati terhebatmu, lalu akupun akan mulai bercerita tentan patah hati terhebatku. Tentang dia yang bayangannya masih terus ada, sedangkan untuk bersama pun sudah tak bisa.
Hai milea, sepertinya kita sama, apa kau merasakannya?
Apa kau masih menyayangi dilan? Jika iya, lagi lagi kita sama.
Lantas bagaimana? Apakah kau sama denganku? Yang hanya satu kali jatuh cinta, sisanya hanya melanjutkan hidup seperti orang normal lain nya?

KAMU SEDANG MEMBACA
Prosa tanpa judul
Teen FictionSemoga mewakili keresahan kalian. Inspirasi datang bukan hanya dari pengalaman tetapi bisa melalui pendengaran dan penglihatan. Aku tahu, pembacaku adalah orang-orang yang hebat.