Part 4

485 42 0
                                    

Kiara bangun lebih awal dari biasanya. Itu dilakukannya karena dirinya ingin memasak sarapan dan harus berangkat bekerja. Ini adalah awal karirnya sekarang. Kiara bersemangat untuk memotong sayuran dan daging itu. Beberapa menit kemudian menu sarapan yang dibuatnya pun sudah jadi dan siap untuk di santap.

"Aku yakin Kenan akan menyukai makan ku"ucapnya dengan tersenyum sembari menata meja makan.

"Kenan, sepertinya aku sangat banyak memasak makanan. Kau bisa membantuku untuk menghabisinya?." Kenan menoleh ke arah meja makan itu. Ternyata wanita itu sudah memasak menu makanan cukup banyak pagi ini.

"Kau bisa membuangnya"jawabnya dengan ketus.

"Kiara, walaupun aku sudah membawamu kembali ke mansion milik ku. Tetapi keputusan ku tidak akan berubah jika dalam 3 hari kau tidak mengugurkan kandungan mu. Aku tidak akan segan-segan untuk....."

"Membunuh ku?" Potong Kiara menatap pria itu sembari mengambil pisau di atas meja. Kemudian memberikannya kepada pria itu.

"Lakukanlah tunggu apa lagi, sampai kapan pun aku tidak akan melakukan hal sekeji itu" Tegas Kira membuat pria itu naik darah mendengar pernyataannya. Pria itu langsung menarik tangan Kiara dan menodongkan pisau di lehernya dari belakang.

"Kau sudah membuatku marah Kiara. Aku pastikan kau akan menyesal nanti"

Setelah mengatakan hal itu Kenan langsung menumpahkan semua makan yang sudah dibuat oleh Kiara. Dia meninggalkan Kiara tanpa rasa bersalah sedikitpun. Kiara tak sadar jika air matanya menetes membasahi wajahnya.

"Tidak Kiara, kau harus bisa menghadapi pria itu. Kau harus yakin kepada dirimu sendiri jika pria itu pasti menyukai dirimu nanti" Ucapnya membereskan dapur ini sebelum ia pergi berkerja untuk pertama kalinya.

Setelah membereskan ini Kiara langsung bergegas untuk bersiap untuk bekerja. Tiba-tiba saat dirinya keluar dari mansion ini Rachel muncul. "Dimana Kenan?" Tanyanya dengan ketus.

"Dia sudah pergi" Jawab Kiara melewati Rachel tetapi lengannya di pegang oleh wanita itu.

"Jauhi Kenan!"

"Aku sudah berusaha tetapi entah kenapa dia tidak mau melepaskan diriku" Lontar Kiara tersenyum melepaskan tangan Rachel.

"Jika kau mempunyai pikiran dengan otakmu itu. Aku saat ini sedang mengandung anaknya dan pria itu tidak mau membiarkan aku membesarkan anak ini sendirian. Bahkan pria itu membawaku kembali ke Mansion mewah ini"ucapnya tertawa langsung meninggalkan Rachel yang terdiam membisu.

Kiara langsung bergegas pergi menaiki mobilnya menuju tempat dirinya berkerja. Dirinya sangat senang karena bisa diterima bekerja di tempat ini. Bahkan dirinya menjadi sekertaris yang tidak belum pernah dibayangkan olek Kiara sama sekali. Kiara berjanji akan memberikan yang terbaik untuk perusahaan ini. Baru pertama kali Kiara bekerja dirinya sudah bisa berbaur dengan orang di sana. Bahkan mereka sangat suka dengan kinerja Kiara. Apalagi bosnya yang sangat senang dengan Kinerjanya. Sean Roberto Cetta pria sangat tampan yang menjadi incaran kaum hawa. Wajahnya sangat tampan bak seperti pangeran Yunani dengan kulit putihnya itu.

"Aku sangat senang sekali dengan kinerja mu Nona Kiara." Kiara hanya tersenyum malu mendengar pujian dari bosnya itu.

"Bagaimana kalau kita makan siang"

".... "

"Aku ingin lebih dekat dengan mu karena karena kita akan sering menghabiskan waktu berdua." Kiara hanya menganggukkan kepalanya setuju dengan penawaran dari bosnya itu. Tanpa berfikir panjang mereka langsung mencari restoran terdekat di sana. Setelah sampai mereka langsung memesan makanan sesuai dengan selera mereka Masing-masing. Kiara tidak tau apa masalah yang akan dia hadapi nantinya jika Kenan mengetahuinya.

After Merried (End) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang