22

1.2K 115 26
                                        

"Boleh aku tidur, ibu?" tanya seokjin lemah dan mata sayup.

"Nee, kau boleh tidur" jawab nara dan seokjin mengangguk dengan senyum tipis.

Nara terus mengusap kepala seokjin dengan lembut, agar seokjin tenang dan bisa tidur seperti biasanya.

"Maaf ~ ibu"

Ucap seokjin lirih dan perlahan mata nya memejam bersamaan dengan air mata yang mengalir.

Niiiiit.......

Suara monitor dan garis lurus membuat nara langsung panik dan menangis, dia langsung keluar untuk memanggil dokter.

"Dokter Tolong Anak Ku"

Pekik nara, membuat dokter kang langsung masuk untuk melakukan pemeriksaan pada seokjin.

"Bu, jin hyung kenapa?" tanya taehyung dengan mata merah dan sembab.

"Dia tidur tae, tapi monitor menunjukan garis lurus"

Jawab nara membuat taehyung dan namgil menangis tanpa suara.

"Ku mohon jangan ambil anak ku ya tuhan...."

Namgil menarik nafas panjang di sela tangis nya, sementara taehyung menyandar tembok dan perlahan duduk lemas di lantai.

"Hyung, tolong jangan tinggalkan aku hyung, ku mohon jangan tinggalkan adik kecil mu ini" kata taehyung dengan suara bergetar karena menangis.

Nara melihat namgil dan berdiri di depan nya.

"Semua gara gara kau, seandainya seokjin tidak pergi bersama mu dia pasti akan baik baik saja, selama ini dia baik baik saja selama bersama ku, tapi saat bersama mu hal buruk terjadi dan aku tidak ada di samping nya"

Perkataan nara membuat namgil tersinggung dan tidak terima dengan semua yang di katakan nara pada nya.

"Kau menyalahkan ku jung? Kau tau saat dia bersama ku dia sangat bahagia, dia terlihat sehat dan senang, dia senang bersama ku jung.

"Apa kau tidak dengar apa kata dokter? Dokter bilang seokjin terlambat di bawa ke rumah sakit, apa kau masih tidak mengerti semua ini salah siapa?"

Kata namgil dengan emosi dan nara langsung diam setelah dia ingat apa kata dokter.

"Kau benar, seokjin terlambat di bawa ke rumah sakit, semua salah ku, anak ku menderita selama ini karena kesalahan aku, aku bodoh karena tidak membawa nya ke rumah sakit" nara memukuli kepalanya.

"Semua salah ku, aku begitu miskin sampai tidak mampu membawanya ke rumah sakit, aku bodoh, aku benar benar bodoh.

"Anak ku menderita selama ini dan aku tidak membawa nya ke rumah sakit, aku bodoh - aku bodoh.

"Jinnie maafkan ibu nak, maafkan ibu mu yang miskin ini nak, maafkan ibu yang ~ "- nara

"Jung, maafkan aku"

Namgil langsung memeluk nara untuk menenangkan nya.

"Aku tidak bermaksud menyalahkan mu, aku yang salah - aku yang salah dalam hal ini. Aku ayah yang bodoh dan tidak bertanggung jawab untuk anak ku,

"Aku yang salah jung, salah kan saja aku, jangan salahkan diri mu seperti ini jung, ku mohon maafkan aku.

"Aku sudah gagal jadi suami yang baik untuk mu dan sekarang aku juga gagal jadi ayah yang baik untuk anak ku, maafkan aku jung, maafkan ayah jin - maafkan ayah" sesal namgil dan nara hanya menangis tanpa mengatakan apapun.

Ceklek

Suara pintu yang baru di buka, membuat nara, namgil dan taehyung langsung menghampiri nya.

"Dokter, anak ku baik baik saja kan? Dia masih bertahan kan dokter?" tanya nara dan berusaha untuk tenang.

LAST WISH ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang