20. Raka Pindah Sekolah?

4.6K 254 14
                                        

Hallooo halooooo semuanyaaa....

Apa kabar kalian? Aku harap kalian semua baik-baik ajaa

Ada yang kangen cerita ini gak?

Sorry bangettt yaaa baru bisa update lagi sekarang, karena rl ku benar-benar sibuk bangett

Semoga masih ada yang baca cerita ini yaa

Ohiya, doain aku ya, semoga bisa ngerjain soal-soal uts akuu, karena hari selasa nanti aku udah mulai uts di kampus:)

Deg-degan banget aw, wkwk


***

Sesampainya di taman belakang sekolah, Jingga pun mulai mencari keberadaan Raka. Namun nihil, Raka tidak ada di sana.

Kemudian Jingga pun memutuskan untuk duduk di salah satu bangku yang ada di situ sembari menunggu Raka datang.

"Kenapa Raka pindah ke sekolah ini ya?" ujar Jingga bermonolog. "Aneh banget," gumamnya.

Masih asik berpikir, tiba-tiba saja dari arah belakang ada sebuah tangan yang menutup kedua matanya. Hal itupun membuat Jingga terkejut, sehingga gadis itu bergerak tak nyaman.

"Heii, siapa sih lo?" Teriaknya marah. "Lepasin gak! Ngapain si nutup -nutup mata gue, ha?" Sambungnya.

Kemudian orang yang berada di belakangnya pun tertawa sembari menjauhkan tangannya dari kedua mata Jingga.

"HAHAHAHA."

"Raka!" Panggil Jingga sembari berkacak pinggang.

"Lucu banget sih kamu kalau marah kayak tadi," kata Raka sesudah menyudahi tawanya.

"Ternyata kamu! Kenapa sih jahil banget?" tanya Jingga seraya mengerutkan bibirnya.

Sebelum menjawab, Raka pun lebih dulu duduk di sebelah Jingga. "Sorry deh, habisnya seru gangguin kamu kayak tadi," ujar Raka sembari mengacak rambut Jingga.

"Kamu dari mana aja? Kok bisa duluan aku yang nyampe," tanya Jingga kesal.

"Iya, maaf ya. Tadi sebelum mau kesini, aku ke toilet dulu," jawab Raka merasa bersalah.

"Iya gapapa," ucap Jingga sembari tersenyum. "Ohiya, jelasin dong yang tadi!" perintahJingga kepada Raka.

"Yang mana, sayang?" tanya Raka pura-pura.

"Is Rakaaa, serius dong!"

"Iyaiya, aku bakal jelasin," tutur Raka sembari menjawil hidung Jingga.

"Buruannn!" ucap Jingga tak sabaran.

Sebelum menjelaskan, Raka lebih dulu menghembuskan nafas pelan. "Jadi, sebenarnya aku tuh memang udah ngerencanain sekolah disini, makanya deh aku pulang ke Indonesia," jelas Raka.

"Tunggu! Berarti kamu pulang ke Indonesia ini bukan karena lagi liburan?" tanya Jingga.

Raka mengangguk sembari tersenyum. "Iya, aku kesini bukan karena pengen liburan, tapi ya, karena aku memang bakal menetap di sini selamanya. Dan itu artinya kita bakalan terus ketemu setiap hari, kamu senang kan, Sayang?

Jingga yang mendengar itu pun membelalakkan matanya tak percaya. "Ha? Serius?" tanya Jingga tak percaya.

Raka mengangguk. "Iyalah serius, emang muka aku nampak main-main waktu ngomong tadi?"

Jingga menggeleng. " Aku senang banget dengarnya, karena kamu bakalan menetap di sini," ujar Jingga sembari tersenyum.

"Tapi, Rak, apa alasan yang buat kamu milih menetap di Indonesia?" tanya Jingga.

Crazy Eros (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang