Chapter 37

16.6K 1.1K 5
                                        

Sabrina mencari cari buku emas itu, di tumpukan buku buku yang lain, sabrina sudah ingin menyerah karena susah di temukan, banyaj sekali tumpukan buku sabrina, dan kini buku bukunya berceceran

Sabrina pun memiliki ide cermelang

"bukunya emas, jadi kalau kena cahaya pasti keliahatan kan!? Ya ampun kartika kenapa lo gak mikir dari tadi sih" kesalnya kepada diri sendiri, kemudian sabrina membuka gorden balkon di kamarnya, tak ada efek awalnya karena matahari tertutup awan, namun setelah itu benda emas menyilaukan matanya, itu...buku itu! Buku emas kotak rahasia kalung sabrina

Sabrina pun berlari dan mengambil buku itu, kemudian menekan sandi yang sudah diberitahukan oleh roh sabrina sebelumnya

Cleck

buku emas itu terbuka, menampilkan kalung berlian hitam yang elegan, di lapisi emas di sekitar berlian, yang nampak cantik dan mewah, tak lupa diatas berlian itu ada sebuah mahkota kecil yang menambah daya tarik kalung itu, kalung itu adalah kalung yang menyimbolkan bahwa sabrina adalah queen mafia dari black diamond,"sabrina gw gak nyangka ada kalung sebagus ini" gumam sabrina sambil menatap kalungnya lekat,
sabrina bergegas memakainya dan menutupi kalungnya di dalam kaos dan jaketnya dan pergi menaiki motornya

tepat puku 14.00 sabrina sampai di pemakaman yang di suruh oleh roh sabrina

Sabrina menatap sekeliling, dan menghela nafas kasar, apa yang harus dia lakukan di kuburan? Tiba tiba saat sabrina sedang melamun ada yang melempar batu kecil ke arahnya, sabrina pun melihat arah batu yang dilemparkan itu

Dia, pria berjubah hitam mengkode dengan tangannya agar sabrina pergi kearahnya, namun sabrina masih curiga apakah itu tidak berniat buruk kepadanya?

"samperin kar" suruh roh sabrina yang tiba tiba muncul

"dia gak ada niat jahatkan sama gw?" tanya sabrina dan roh sabrina menggeleng, setelah itu sabrina berjalan kearahnya dan roh sabrina menghilang

"selamat berjumpa queen jiwa kartika dan tubuh queen sabrina" ucap pria berjubah hitam itu

"lo tahu nama gw!?" tanya sabrina dan pria itu mengangguk

"saya Abimanyu Richard, saya tangan kanan queen sabrina" ucap pria itu dan membuka jubahnya, memperlihatkan wajahnya, dia abimanyu, tangan kanan sabrina yang sekaligus mata batinnya kebuka

"gw gak percaya, bisa aja lo ngibulin gw" bantah sabrina

"saya ada bukti" ucap abimanyu dan memperlihatkan kalungnya, kalung yang sama dengan kalung yang dimiliki oleh sabrina namun perbedaanya berlian dikalung abimanyu tak ada mahkotanya, "kalung yang di rancang khusus untuk anggota black diamond, jika anda tidak percaya anda bisa tanyakan kepada queen sabrina ketika muncul" ucap abimanyu

"gak usah, udah gw percaya kok"jawab sabrina dan abimanyu mengangguk, "ngapain ke kuburan?"

" karena dipemakaman itu tempatnya sepi tak akan ada yang curiga, setelah ini queen kartika akan saya bawa ke markas, karena ini perintah queen sabrina" ucap abimanyu dan sabrina mengangguk, "mohon queen memakai jubah hitam sama seperti saya, demi keselamatan queen kartika dengan keluarga joscelyn dan keluarga dari jiwa queen" ucap abimanyu memberikan paper bag dan sabrina menerimannya

Sabrina memakainya dan mereka bergegas pergi meninggalkan pemakaman bersama dengan abimanyu dengan mengendarai mobil hitam yang di ikuti motor sport berseragam jubah hitam

Sabrina menatap bangunan tua yang sangat tak layak dihuni, sudah tua bangunannya dan kini berada ditengah tengah hutan? Apakah dia salah tujuan?

"queen ada apa?" tanya abimanyu melihat sabrina yang terdiam

"eh enggak apa apa" jawab sabrina

"yasudah queen mari masuk" ajak abimanyu dan sedikit ragu sabrina mengangguk kemudian mereka masuk kedalam rumah tak layak di huni itu

Namun setelah masuk kedalam rumah itu abimanyum menekal tombol yang terdapat di bawah karpet dan muncullah kota ber tombol satu kemudian abimanyu menempelkan jempolnya kealat itu dan alat itu menandakan berhasil karena ada lampu kecil di alat itu yang berubah hijau kemudian dan abimanyu menyuruh sabrina melakukan hal yang sama dan sabrina mengikutinya

Setelah lampu tersebut bewarna hijau untuk kedua kalinya sabrina membalikkan badanya saat abimanyu membalikkan badan, dan

Woww

Istana megah bewarna hitam dan putih itu menarik perhatian sabrina, istana yang lebih megah dari mansion joscelyn, istana yang tiba tiba muncul

"ta-tadi gak ada istana ini, sekarang kok-?" kaget sabrina

"hebatkan queen? Yang merancang ini semua adalah queen sabrina, agar musuh tak mengetahui tempat markas kita, tadi kita melakukan sidik jari karena hanya orang black diamond saja yang membuat lampu menjadi hijau, setelah lampu bewarna hijau, orang yang tadi menempelkan sidik jarinya dapat melihat istana yang dirancang tidak dapat dilihat oleh orang lain, jadi orang yang tak mendapat lampu hijau itu tak akan bisa melihat istana ini bahkan masuk kedalam istana ini

"gila ini kayak mimpi" cicit sabrina

"mari queen" ajak abimanyu dan sabrina mengangguk lalu mengikuti abimanyu yang masuk kedalam istana itu

Sabrina melilhat dalam istana itu, istana sangat megah, namun hanya diisi oleh pria berkaos black diamond, tak ada anggota perempuan di sini

"jadi untuk apa gw kesini?" tanya sabrina

"jadi.....

TBC
Votenya kakak cantik
Gj? Skip
Makasih:)
☜☆☞

TRANSMIGRASI BAD GIRL (republished) (Complete)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang