Setelah acara resepsi itu selesai, Sabrina menatap Raditya yang tengah mengobrol bersama
"Dad?" panggilnya membuat mereka semua menatapnya, "bisa bicara sebentar?" tanya Sabrina dan Raditya tersenyum lalu mengangguk.
Raditya menghampiri Sabrina, "iya ada apa sayang?" tanya Raditya
"Sabrina mau ngomong sesuatu tapi enggak disini" ucapnya dan Raditya mengangguk.
Sabrina membawa Raditya ke balkon, "kamu mau bicara apa sama daddy?"
"banyak" jawab sabrina diiringi dengan air mata yang menetes, "tapi yang banyak itu bisa Sabrina ringkas"
"maksud nya?"
"makasih dad, banyak pengorbanan yang daddy berikan ke Sabrina, lelah yang selalu daddy rasakan itu berbeda dari lelah yang anak anak daddy rasakan. makasih dad, karena daddy selalu ada di sisi kami semua, Sabrina menyayangi daddy, sekarang Sabrina bukan anak manja lagi, sekarang Sabrina sudah menikah, dan akan di bawa pergi oleh pria yang menjadi suami sabrina" ucapnya membuat Raditya ikut menitikkan air mata.
"banyak yang bilang ayah adalah cinta pertama seorang anak perempuan, ternyata itu benar" ucap sabrina dengan senyum namun air matanya tetap saja mengalir, "Sabrina punya rasa gak rela ninggalin kalian, karena kalian yang selalu ada dihari hari Sabrina. hidup bersama kalian membuat Sabrina bersyukur, pengorbanan Daddy dan Mommy gak akan Sabrina lupain"
"sebanyak apapun Sabrina bercerita itu masih belum ngungkapi rasa terima kasih Sabrina ke kalian. Daddy, Sabrina sebentar lagi akan di bawa pergi, Sabrina bakalan rindu sama daddy"
"Sabrina putri kecil daddy" ucap Raditya dan menarik tangan sabrina kedalam pelukkan, ia mengecupi puncak kepala sabrina, "yang membuat mu bahagia juga akan selalu membuat kami bahagia, kamu adalah anak Daddy, ini impian Daddy, menikahkan putrinya dan tugas Daddy selesai, Daddy sudah tak punya tanggung jawab akan kamu, walaupun terasa lega, tapi daddy juga sedikit gak rela, tapi daddy bisa apa? Ini memang sudah seharusnya, kamu ikut bersama dengan pria yang kamu cintai dan pria yang telah menikahi kamu"
"Daddy, Sabrina bahagia memiliki daddy seperti daddy"
"Daddy juga bahagia memiliki putri seperti kamu" jawab Raditya, ia melepaskan pelukkan lalu menghapus air mata yang mengalir di pipi Sabrina, "sekarang kamu sudah menjadi seorang istri, sekarang kamu harus lebih bertanggung jawab dalam urusan rumah tangga, kamu sudah tidak bisa menjadi seorang anak kecil, yang terutama, jika ada masalah kalian harus menyelesaikannya dengan tenang dan dengan sabar" ucap Raditya dan sabrina mengangguk
"dad?" panggil Davin ketika ia sedang melewati balkon dan melihat Raditya dan Sabrina tengah berbicara, "eh lagi ngobrol berdua ya? Yasudah Davin pamit dulu, takut ganggu"
"nak davin" panggil Raditya membuat davin menghentikan langkahnya dan menatap Raditya, "daddy tidak meminta sepeser pun uang yang kamu miliki, daddy hanya minta jagalah putri daddy satu satunya, rawat dia, kasihi dia dan cintai dia, jangan membedakan Putri daddy dengan perempuan lain, didik putri daddy agar menjadi istri yang baik, jangan pernah kasar ke dia atau membentaknya, hati putri daddy tidak akan kuat jika sampai dibentak olehmu" ucap Raditya dan Davin mengangguk
"Disetiap hubungan akan ada beberapa ujian yang menghantam, jika kalian bersabar akan mudah melewatinnya" ucap Raditya dan mereka mengangguk.
Sabrina kembali memeluk Raditya, membuat Raditya tersenyum akan tingkah putrinya
Sabrina menatap arah depan, ia dapat lihat Aditama yang tersenyum kearahnya, Sabrina tersenyum haru kemudian Aditama mengangguk dan kemudian menghilang.
"rindu bapak" batinnya
***
Sudah dua bulan yang lalu ia telah menjadi seorang istri dari seorang pria tampan bernama Davin Abimana. Namanya kini bukan lagi Sabrina Joscelyn , namun berubah marga menjadi Sabrina Abimana.
Terdengar lucu, tapi memang benar.
Sabrina kini tengah berkumpul dengan Group ciwi ciwi, yang berisi Ia, Gia, Karina, Suci dan Arika.
KAMU SEDANG MEMBACA
TRANSMIGRASI BAD GIRL (republished) (Complete)
Fiksi RemajaCERITA AKAN DI PUBLISH KEMBALI, KARENA SEBELUMNYA PART TELAH DI HAPUS "Jangan berani loh nyentuh dia, kalau enggak lo habis di tangan gue! " Ancam Sabrina Kartika Salsabila Adalah Gadis Yang Selalu Tersenyum Tetapi Dalam Hati dia Selalu Kecewa Kepa...
