Berberapa tahun berlalu setelah kejadian tersebut.
Sabrina, dan yang lain telah menjadi seorang pengusaha sukses, Naura? Jangan tanyakan dimana dirinya karena ia telah dialam baka, dia tiada akibat tak kuat dengan siksaan yang diberikan Sabrina, double siksa katanya Sabrina, didunia mendapat siksa di akhirat pun sama.
Dan tepat dihari ini pesta ulang tahun Sabrina di laksanakan.
Pesta berjalan dengan meriah, mereka semua tertawa dan menyanyi bersama.
Tiba tiba lampu ruangan menjadi gelap membuat Sabrina terkejut, "kok gelap sih?"gumam Sabrina, ia berjalan meraba sekitar, dan ia keluar dari mansion, dan berjalan ke taman belakang, ia menatap taman yang sangat gelap namun masih ada bulan dan bintang yang menerangi.
Setelah ia berdiri cukup lama di tengah tengah taman, tiba tiba sebuah cahaya lampu menyorotnya, sabrina menatap sekitar dan saat ia menatap bawah, terdapat Davin yang bertekut lutut dihadapannya.
Davin menggenggam satu lengan Sabrina dan satu lengannya lagi ia taruh di belakang punggungnya, "Vin apaan sih" ucap Sabrina dengan nada kesal, namun beda lagi dengan hatinya yang sedang teriak teriak.
"Sabrina Joscelyn, will you marry me?" tanya davin sambil menyodorkan sebuah cincin berlian yang baru saja ia keluarkan, sabrina menatap davin tak percaya
"Vin ini?" tanya Sabrina
Davin hanya tersenyum kemudian menatap sabrina, "Will you marry me? Sabrina joscelyn? Perempuan yang buat seorang ketua geng motor jadi bucin?" ucap Davin di akhiri kekehan, begitupun Sabrina yang tertawa
"Vin ini serius kan?"
"aku serius Ina, apa kamu mau menikah dengan aku? Dengan Davin Abimana?" tanya davin sekali lagi, dan Sabrina hanya mengangguk sebagai jawaban, karena saking bahagianya ia tak sanggup berkata kata .
Davin yang mendapat anggukan pun tersenyum bahagia, lalu Sabrina menyodorkan lengannya dan dengan senang hati Davin langsung memasangkan cincin di jari manis sang kekasih, setelah itu ia bangkit dan memeluk tubuh Sabrina.
Lampu kembali menyala diikuti dengan suara tepukkan yang meriah, Sabrina langsung melepaskan pelukkan dan menatap sekitar, sial! Disini ternyata bukan hanya ada dia dan Davin tapi seluruh tamu undangan juga ada ditaman.
Sabrina hanya tersenyum kikuk, lalu ia memandangi keluarga joscelyn yang tersenyum bahagia kepadanya.
"yaampun kekasih pujaan gue, udah dilamar" heboh Gia sambil memeluk tubuh sabrina.
"lo lagi hamil gi, jangan kebanyakan gerak!" tegur Sabrina kepada gia yang kebetulan tengah hamil anak kedua, kandungannya berusia empat bulan dan anak pertamannya berusia dua tahun dengan jenis kelamin perempuan, yang bernama Cia Kayana Arion
"Pepet terus bos" ucap Aric yang tengah menggendong Cia, mereka yang mendengar godaan Aric pun terkekeh
"kak selamat, kakak gue mau nikah nih bentar lagi" goda Karina membuat pipi Sabrina memerah, "eh apa nih merah merah dipipi" godanya kembali
"ciee merah pipinya" goda mereka
"Vin" rengek Sabrina yang tak ingin digoda
"lo goda terus cewek gue, gue lempar galon pala lo pada" ancamnya membuat mereka kicep
"kakak Sabrina cie nih mau nikah sama kak davin" goda Rea yang baru sampai
"selamat ya kak" ucap Aza dan Sabrina mengangguk
Rea sekarang telah berusia sembilan tahun dan Aza yang kini sudah berusia tujuh belas tahun.
"selamat ya nak" ucap Gevano, papah Davin
KAMU SEDANG MEMBACA
TRANSMIGRASI BAD GIRL (republished) (Complete)
Teen FictionCERITA AKAN DI PUBLISH KEMBALI, KARENA SEBELUMNYA PART TELAH DI HAPUS "Jangan berani loh nyentuh dia, kalau enggak lo habis di tangan gue! " Ancam Sabrina Kartika Salsabila Adalah Gadis Yang Selalu Tersenyum Tetapi Dalam Hati dia Selalu Kecewa Kepa...
