Sabrina, davin dan gia menatap erga yang tadi menyapa Sabrina
Sabrina tidak menjawab sapaan erga, dan davin menatap erga dengan tatapan tidak suka gadis nya disapa oleh pria lain
"Lo ngapain disini? "Tanya Sabrina
" Gw pengen bareng lo"jawab erga dan mendapat tatapan tajam oleh davin, "santai aja" Sambungnya kepada davin
"Kak, kakak gak sakit kan? " Tanya gia kikuk kepada erga
"Gw gak sakit" Jawab erga
"Lo ngapain mau bareng gw? Lo kan punya sahabat kalajengking lo?" tanya sabrina dan erga pun hanya tersenyum kecut
"enggak" Jawab erga membuat tiga orang bergumam 'tumben'
"maksud lo? " Tanya sabrina
"Karena sudah terkumpul semua, mari kita mulai pemanasan" Ujar pak saryo davin dan erga pun pergi menuju teman sekelasnya
Sabrina merasa kepalanya bertambah pusing tetapi masih menahannya
seletah selesai pemanasan
"Oke sekarang puterin lapangan tiga kali" Perintah pak saryo membuat seluruh siswa mendengus kesal
"gila nih guru! Enak aja udah disuruh pemanasan disuruh miterin lapangan"gumam gia, "Lo istirahat aja" Pinta gia kepada sabrina
"Gw bisa kok lo tenang aja " Jawab sabrina
"Yaudah kalau capek bilang biar izin" Ujar gia dan sabrina hanya mengangguk
Putaran pertama sabrina masih kuat berlari
Putaran kedua sabrina merasa kepalannya tambah pusing
Putaran ketiga sabrina....
Brukk
"Sabrina!! " Teriak gia dan langsung menghampiri sabrina yang jatuh pingsan membuat siswa siswi disana berkerumun untuk melihat sabrina, Davin pun langsung berlari ke tempat sabrina
"Minggir!! " Perintah davin dan langsung menggendong tubuh kecil sabrina dan menuju ke UKS
"Andai gw yang ada diposisi lo davin!, namun sayangnya gw gak bisa dapetin dia, gw takut ngecewain dia" Batin seseorang dan langsung pergi dari lapangan
Brakk
Davin menendang pintu UKS membuat seluruh orang yang didalamnya kaget
"Periksa dia! " Perintah davin yang sudah meletakkan sabrina di brangkar UKS
"Sabrina lo itu udah gw bilang istirahat aja! Pingsan kan lo! Lagian lo kenapa pakai gak sarapan segala ha? " Ujar gia ketika sabrina tersadar
"G-gw dimana? " Tanya Sabrina
"Lo di UKS" Jawab gia
"Ada yang sakit baby girl? " Tanya Davin namun ketika hendak menjawa ada seorang yang baru datang
"Sabrina lo gak apa apa? " Tanya erga yang baru datang sambil berlari
"Lo ngapain disini? " Tanya Davin dengan mata elangnya
"Bukan urusan lo" Jawab erga dengan senyum mengejek
"Dia pacar gw, gw harus tahu" Jawab Davin dengan nada nyolot
"Gw gak nanya" Ujar erga
"gw gak apa apa, sana lo pergi, gak usah caper " sarkas sabrina kepada erga
"gw gak caper, gw cuma mau tahu keadaan lo, gw takut lo kenapa kenapa" jawab erga membuat hawa disana panas, gia melirik davin dan erga sebentar karena takut dua pria tersebut akan bertengkar didalam uks, namun disisi lain sabrina berpikir keras kenapa hari ini sahabat abang sabrina itu menjadi aneh
"kenapa lo khawatir? "tanya sabrina
"gw khawatir sama lo karena gw su-, eh maksudnya udah tugas gw karena gw udah nganggep lo sebagai adik gw sendiri" Bohong nya , sabrina hanya mengangguk ragu, tidak mungkin dong tidak ada ragu dan tidak ada hujan anggota kalajengking yang mengusik hidup sabrina bisa seperti ini
"Lo! Ngapain lo liatin bang erga terus? " Tanya sabrina dengan nada nyolotnya kepada Davin, ya sedari tadi Davin memandang Erga dengan tatapan tidak suka
"Gak apa apa, lagian kamu juga lagi sakit gak baik ngomel ngomel kayak gini" Jawab davin
"Apa lo bilang? 'aku?' 'kamu?' ih jijik gw dengernya" Sarkas sabrina namun davin hanya menghembuakan nafas pelan
"Biarin kan gak apa apa, biar beda dari yang lain" Jawab davin
"Idih, 'beda dari yang lain' jangan pakai kata itu tahu gak! Gak enak dikuping gw" ujar sabrina membuat yang berada disana terkekeh pelan, baru kali ini mereka melihat seorang davin yang ter cap sebagai ketua geng Dangerous di bantah ucapannya
"yaudah terserah deh"jawab davin pasrah
"sabrina"panggil erga membuat sang empu menatapnya
"jaga diri ya, Dan hati hati sama dia, karena dia selalu bermain secara halus" ujar erga dan sabrina tau yang di maksud adalah naura
" sana lo ke geng kalajengking lo itu , katanya gak mau berkhianatkan? "tanya sabrina namun sebelum erga menjawab sabrina berbicara lagi "gw udah biasa kok, gw juga udah tahu cara mainnya dia, lo tenang aja, lo gak perlu terlalu mengurusi kehidupan gw erga! Gw Gak suka ada orang yang berkhianat di hidup gw, gw benci itu" ujar Sabrina
"gw pamit deh, gw juga gak mau ganggu kenyamanan lo " ujar erga menatap mata sabrina dan pandangan mereka bertemu, "suatu saat kalau gw pergi, gw harap lo bahagia dengan masa depan lo" sambung erga dan langsung pergi
"gw gak tahu maksud lo bang, gw gak tahu ucapan lo tadi, tapi gw tahu ucapan lo itu ngandung arti yang gak bisa gw cerna, gw gak tahu kenapa lo hari ini beda, biasanya lo cuma selalu diam saat sabrina di fitnah dan disiksa"batin sabrina menatap punggung erga yang lama kelamaan menghilang
TBC...
Votenya..
Lanjut gak?
KAMU SEDANG MEMBACA
TRANSMIGRASI BAD GIRL (republished) (Complete)
Teen FictionCERITA AKAN DI PUBLISH KEMBALI, KARENA SEBELUMNYA PART TELAH DI HAPUS "Jangan berani loh nyentuh dia, kalau enggak lo habis di tangan gue! " Ancam Sabrina Kartika Salsabila Adalah Gadis Yang Selalu Tersenyum Tetapi Dalam Hati dia Selalu Kecewa Kepa...
