Chapter 53 (Republished)

9.5K 524 16
                                        

Keesokkan harinya.

Tepat di kamar sabrina, Sabrina terduduk di pinggir kasur sambil menatap depan, entahlah dia merasa bersalah kepada erga.

Sesekali ia menghela nafas panjang, "kenapa lo relain diri lo sendiri demi gue" gumamnya.

Kemudian kepalanya menunduk membiarkan air matanya lolos, "kenapa semua pada ninggalin gue sih" ucap Sabrina kemudian menyeka air matanya, "gue rindu keluarga gue yang lama"

"jangan sedih dan makasih ya sab" ucap roh sabrina yang tiba tiba muncul membuat sabrina menatapnya, "maaf gue nyusahin lo" ucapnya dan sabrina menggelengkan kepala.

"gue senang kok gue bisa bermanfaat bagi orang lain, walaupun dengan cara yang kayak gini" ucapnya dan roh sabrina hanya terdiam, "lo tetap disini kan?, temanin gue?".

Roh sabrina hanya menggelengkan kepala ketika Dia mendengar pertanyaan dari sabrina, "gue kan udah bilang, gue akan balik ke alam yang seharusnya gue tempatin setelah misi ini selesai" ucapnya dan sabrina hanya mengangguk, "lagi pun, lo berhak dapetin ini"

"terus gimana sama bonyok lo?, lo gak rindu sama mereka?" tanya sabrina

"rindu iya, tapi gue masih bisa lihat mereka sekarang, dan suatu saat gue bakalan ketemu keluarga gue dialam lain, mungkin" jawab roh sabrina

"jaga diri ya sab" ucap sabrina yang malah membuat roh sabrina terkekeh.

"apa yang mau dijaga? Gue udah mati kar" ucapnya membuat sabrina terkekeh pelan.

"hehe, sorry ya gue lupa"

"gak apa apa, gue tahu kok" jawab roh sabrina.

"sab gue mau tanya tentang bang erga, dia kenapa nyelamatin gue?, bukannya dia mau balas dendam ya?" tanya sabrina membuat roh sabrina terdiam.

"nanti lo juga tahu kar, tunggu aja"

"lo tahukan?, kenapa gak langsung ngomong ke gue?" tanya sabrina.

"ada sesuatu yang harus gue ucapin, dan ada juga yang harus gue tutupi. itu termasuk rencana tuhan kar, lo biar tahu sesuai alur tuhan aja"

"oh, oke"

"lagi pun , alasannya itu juga ada di diri lo"

"diri gue?" tanya sabrina dan roh sabrina mengangguk, "Maksudnya?" tanya sabrina kemudian roh sabrina menggelengkan kepala, "sab-?"

"hust, udah ya kar" pinta roh sabrina membuat sabrina terdiam, "udah waktunya gue pergi" ucap roh sabrina dan sabrina langsung menggelengkan kepala, "lo harus tetap ikhlas kar" ucapnya

"nanti kalau gue kenapa kenapa gimana, siapa yang ada disisi gue?"

"ada tuhan kar, gue pantau lo dari sana" ucapnya, "udah selesai tugas gue kar, waktunya gue balik, makasih udah ngelakuin ini semua buat gue" ucapnya yang berhasil membuat sabrina menitikkan air mata, "kita belum lama deket kar, tapi gue udah nganggep lo kayak saudari gue" ucapnya

"tapi sab? Kenapa secepat ini lo mau pergi?"

"kan lo udah gue bilangin, gue pergi kalau semuanya udah beres dan jangan sedih, gue mau tenang disana, gue pengen deh ngehapus air mata lo itu, tapi sayangnya gue gak bisa" ucapnya, "yang penting lo harus bahagia, ya?"

TRANSMIGRASI BAD GIRL (republished) (Complete)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang