Di saat yang sama ketika Yoongi mendengar penjelasan Jae Wook, tuan Soo Hyun menghubungi tuan Ji Won dan menceritakan semuanya. Seokjin benar-benar nekat. Tuan Ji Won tidak menyangka memberinya pengampunan tidak membuatnya berhenti mengganggu Yoongi dan Hyun Jin.
Hari itu juga, dengan perintah dari tuan Ji Won. Grup Wang melemparkan bomnya pada perusahaan Kim Woo Bin. Mereka membuat beberapa investor besarnya menarik investasi mereka di perusahaan Kim Woo Bin. Dengan keluarnya investor besar itu otomatis saham perusahaan anjlok.
Tuan Woo Bin semakin murka karena rupanya, apa yang Seokjin lakukan kali ini dia sama sekali tidak mengetahuinya. Kini orang tuanya sendiri pun akan menentang Seokjin, karena keegoisannya perusahaan mereka akan semakin hancur.
**
"Kim Seokjin!! Apa kau sudah gila?!!" teriak Hyun Jin berusaha melepaskan cengkraman tangan Seokjin yang menyeretnya masuk ke apartemennya.
Seokjin membanting Hyun Jin ke sofa dan melakukan hal yang sama seperti yang pernah dia lakukan sebelumnya. Hyun Jin terus berusaha melawannya dan memukulnya berkali-kali tapi Seokjin terus berhasil menjatuhkan Hyun Jin ke sofa. Dia bahkan merobek belahan rok Hyun Jin menjadi semakin tinggi.
Plakk !!!
"Kau benar-benar gila!!!" bentak Hyun Jin setelah menampar Seokjin.
Seokjin terdiam sesaat dan menatap Hyun Jin dalam-dalam. Dengan nada rendah yang penuh amarah Seokjin mengatakan, "Kau lah yang membuatku gila Hyun Jin"
Hyun Jin berusaha menahan Seokjin dengan kedua tangannya tapi kekuatan Seokjin lebih besar. Dia menahan kedua tangan Hyun Jin dan menciumi leher Hyun Jin dengan sangat brutal dan meninggalkan banyak bercak merah.
Terus meronta dan menolak ciuman Seokjin di bibirnya justru membuat Seokjin meninggalkan jejak ciumannya semakin turun ke bawah hingga ke atas dada. Saat Seokjin sudah semakin turun ke bagian yang seharusnya hanya untuk Yoongi, Hyun Jin menendang Seokjin cukup keras dan berusaha kabur. Sayangnya Seokjin menahan salah satu kakinya dan membuat Hyun Jin terjatuh dan menabrak meja kaca. Seokjin segera mengangkat tubuh Hyun Jin sebelum dia mengenai kaca yang pecah.
Seokjin memindahkan Hyun Jin ke kamarnya dan mengobati lukanya dengan sangat hati-hati. Amarahnya seolah tiba-tiba mereda dan berubah mengkhawatirkan kondisi Hyun Jin.
Benar, sekeras apapun Seokjin dia masih punya sisi perhatian untuk Hyun Jin. Berhenti melawannya dan sedikit patuh mungkin akan lebih mudah untuk mengelabui Seokjin. Itu yang Hyun Jin pikirkan. Tapi dia salah.
Seokjin bukan sedang marah padanya, dia sedang menunjukkan tanda kepemilikannya pada Hyun Jin.
Masih memegangi tangan Hyun Jin yang baru saja dia obati, Seokjin yang berlutut tiba-tiba berdiri di hadapan Hyun Jin yang duduk di tepi kasur. Mendekatkan wajahnya dengan wajah Hyun Jin hingga kini Hyun Jin sudah setengah berbaring, Seokjin tersenyum.
"Kau pikir aku akan berhenti dan mengembalikanmu kalau kau patuh? Tidak akan Hyun Jin. Aku tidak akan membiarkanmu keluar dari kamar ini. Atau mungkin lebih tepatnya aku akan membuatmu kesulitan berjalan sampai little Kim muncul disini" ucap Seokjin yang mengusap perut rata Hyun Jin dan memberi kecupan kecil di perut Hyun Jin.
"Sampai dia muncul, aku akan membawanya ke neraka bersamaku" gertak Hyun Jin kembali memancing emosi Seokjin.
Seokjin melepas pakaian dan celananya, menarik kasar Hyun Jin dan mengurungnya di bawah tubuhnya. Seokjin tidak memberi kesempatan untuk Hyun Jin bernafas dengan benar.
BRAKKK!!!!
"KIM SEOKJIN!!!!!!!"
Suara Yoongi terdengar dari kamar tepat saat Seokjin melepas blouse Hyun Jin.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Lost Love
FantasyDia seperti menara yang memiliki cahaya indah, sehingga semua orang menatap ke arahnya. Dia seperti bunga terindah di sebuah taman, sehingga semua kumbang ingin datang padanya. Dia seperti berlian termahal, sehingga semua orang ingin memilikinya. Ta...
