Hinata Part 8

1K 50 0
                                        

"Hahahahha..... Naruto kamu merusak tempat tidur" kata kiba dan semua orang mulai tertawa.

Hiashi menoleh ke arah Hiruzen. Dia tidak ingin melihat putrinya dalam keadaan ini. Hiruzen meminta maaf melalui matanya.

Hinata lebih merah dari rambut ibu mertuanya.

"Semua orang terus menonton, tolong" kata Hiruzen.

"Kita mungkin perlu tempat tidur baru" kata hinata.

"Tidak... Ini akan pecah juga. Kita butuh sesuatu yang kuat" kata Naruto.

"Lalu apa itu" tanya hinata.

"Besok kita ke sana. Sekarang tidur saja" kata Naruto.

"Aku tidak tahu kau begitu mudah lelah" goda hinata.

"Jangan tantang aku hime, tidak ada yang memiliki jumlah chakra yang aku miliki. Aku bisa terus berjalan selama seminggu tanpa henti" kata Naruto.

"Selamat malam Naruto-kun" kata hinata tersipu malu.

Saat itu pagi hari dan Naruto dengan jubah hokagenya berjalan bersama

hinata di desa. Bergandengan tangan mereka berbicara. Semua orang kepada mereka.

Naruto dan hinata berhenti di rumah utama Uchiha Compound.

"Kenapa kita disini" tanya Hinata.

"Aku akan memberitahumu nanti" kata Naruto dan dia mengetuk pintu.

Sakura membuka pintu.

"Selamat pagi Hokage-sama nona Hinata" sapa sakura sambil membungkukkan badan.

"Kamu mengatakan ini sekali lagi dan aku mengirim sasuke dalam misi

selama sebulan" kata Naruto

"Maaf Naruto, tapi kamu bekerja keras untuk posisimu, aku harus menghargai kerja kerasmu" kata Sakura.

"Kami di sini untuk urusan penting, apakah sasuke ada di sini" tanya Naruto.

"iya dia sedang mandi, masuklah aku akan membuatkan teh untukmu sementara kau menunggu" kata Sakura.

Keduanya masuk ke dalam rumah.

"Sepertinya sakura pindah dengan Sasuke" kata Tenten.

"Beruntung dahi" kata Ino.

Sakura memelototi Ino.

"Apakah mereka di sini untuk tidur" tanya Jiraiya.

"Sasuke bisakah kau membereskan tempat tidur" tanya Kiba.

Sasuke memelototi kiba.

"Apakah aku terlihat seperti tukang kayu sialan bagimu" sembur Sasuke.

"Bahasa Sasuke" kata Kakashi.

"Diam" kata Hiruzen.

Semua orang ada di meja. Sasuke dan Sakura di satu sisi dan Naruto dan

Hinata di sisi lain.

"Apa yang kau inginkan Dobe?" tanya Sasuke.

"Yah.... aku tidak tahu bagaimana mengatakan ini" kata Naruto. Sasuke.

"Kami memecahkan tempat tidur kami tadi malam, aku ingin kamu membuatkanku satu dengan batang chakra dengan bantuan rinneganmu

"Lakukan dengan cepat atau Shikamaru akan menggigit pantatmu" kata

Naruto: See the Future Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang