Naruto Part 9

2.7K 100 3
                                        

"Ayo terus menonton, aku yakin kita akan menemukan jawabannya disana" kata Hiruzen.

Naruto sedang berada di rumah Hokage. Sudah 3 jam rapat dewan. Naruto tidak pergi ke kantor hokage setelah itu. Dia sedang memikirkan sesuatu. Shikamaru, Sasuke, Sakura juga ada di sana.

"Apakah kamu benar-benar harus memikirkannya Naruto, kamu tidak boleh menikah dengan Kurotsuchi " kata Sakura.

"Dia bukan sesuatu tentang sakura itu, dia sedang memikirkan sesuatu yang lain" kata Shikamaru.

"Aku tahu apa yang dia pikirkan," kata Sasuke.

"Kau sangat mengenalku Sasuke, jadi menurutmu apa yang harus kulakukan hari ini" tanya Naruto pada sasuke.

"Ya, kau harus sudah waktunya untuk itu" kata Sasuke.

"Aku mengerti, apakah kamu ingin aku melakukan persiapan apapun Naruto" tanya Shikamaru.

"Tidak, ini tugasku, aku akan melakukannya sendiri. Pergi saja ke arsip desa dan bawakan aku kunci kediaman Namikaze". kata Naruto.

"Seseorang katakan padaku apa yang akan dilakukan Naruto" kata Sakura.

"Teme, ambil pacarmu dia bisa merusak segalanya" kata Naruto.

"Ayo Sakura, kita ada kencan" kata Sasuke.

Sakura dan Sasuke memerah.

"Aww..... Mereka sangat serasi" kata tenten.

Hinata mengangguk. Ino mengangguk terlalu banyak karena ketidaknyamanannya.

"Kenapa naruto menginginkan kunci rumah ayahnya?" tanya kiba.

Shikaku menyeringai, "Aku mengerti," katanya.

"Apa yang akan kau beritahukan pada kami?" tanya kiba.

"Tetua desa akan terkejut pada pertemuan berikutnya" kata Shikamaru sambil terkekeh.

"Terkadang aku membenci IQ Nara," kata Jiraiya. Dia juga tidak menyadari apa yang akan terjadi.

"Ayo lanjutkan, akan sangat menyenangkan melihat wajah orang tua" kata Shikaku.

Rapat dewan dimulai. Semua orang menunggu Naruto. Semua orang ada di sana. Di belakang kepala klan adalah ahli waris masing-masing. Ini saatnya mereka mengambil alih tempat orang tua mereka, itu sebabnya pewaris setiap klan juga hadir.

Tiba-tiba Naruto memasuki ruang dewan.

"Maaf, aku tersesat di jalan yang disebut kehidupan" kata Naruto.

Kakashi mulai tertawa, gai ada di tanah. Hiruzen, Jiraya terkekeh.

Naruto duduk di kursinya. Dan melihat semua orang.

"Rapat akan dimulai sekarang" kata Naruto.

"Jadi.... Apakah kamu sudah memutuskan, apakah kamu akan menikah dengan Kurotsuchi atau tidak" kata sesepuh.

Naruto: See the Future Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang